Eks Ketua KAMMI, BEM UI hingga BEM SI Masuk Jajaran Pimpinan Organisasi Sayap PKS
Minggu, 19 Juli 2026 - 09:17 WIB
Jakarta, VIVA – Sejumlah mantan aktivis mahasiswa dari berbagai organisasi nasional kini bergabung dalam kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gema Keadilan periode 2026–2031.
Baca Juga
Nama-nama yang pernah memimpin Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI), hingga Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengisi posisi strategis di organisasi sayap kepemudaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepengurusan baru tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) V Gema Keadilan yang digelar di Jakarta. Rahmat Saleh terpilih sebagai Ketua Umum Gema Keadilan periode 2026–2031.
Baca Juga
Pelantikan pengurus dilakukan oleh Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Pusat Gema Keadilan.
"Dengan mengucapkan syukur alhamdulillah saudara-saudara yang telah mengucapkan sumpah jabatan secara resmi menjadi pengurus DPP Gema Keadilan. Semoga Allah memberikan keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan tugasnya," ujar Kholid, dikutip Minggu, 19 Juli 2026.
Baca Juga
Sejumlah nama yang masuk dalam kepengurusan antara lain mantan Ketua Umum PP KAMMI periode 2021–2023 Zaki Ahmad Rifai dan mantan Ketua BEM UI Maman Abdurrahman yang dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum. Kemudian, eks Sekretaris Jenderal PP KAMMI periode 2019–2021 Susanto menjabat Sekretaris Jenderal, sementara Hilmi Ash Shidiqi yang pernah menjadi Korpus BEM SI 2023 dilantik sebagai Wakil Sekretaris Jenderal.
Masuknya para mantan aktivis mahasiswa tersebut menjadi salah satu warna baru dalam susunan kepengurusan Gema Keadilan periode ini. Mereka memiliki latar belakang pengalaman di organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan nasional sebelum bergabung ke kepengurusan organisasi tersebut.
Ketua Umum Gema Keadilan, Rahmat Saleh menyampaikan harapannya agar organisasi yang dipimpinnya tidak hanya menjadi wadah berhimpun bagi anak muda, tetapi juga mampu melahirkan gagasan dan kepemimpinan yang menjawab berbagai persoalan nasional.
"Kita ingin Gema Keadilan tidak hanya dikenal sebagai organisasi kepemudaan, tetapi sebagai tempat lahirnya solusi dan pemimpin masa depan," ujar Rahmat.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ia mengatakan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini membutuhkan keterlibatan lebih besar dari organisasi kepemudaan.
"Dari sinilah kita menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan kesejahteraan, pendidikan, lapangan kerja, dan berbagai persoalan bangsa," kata dia.
PKS Apresiasi Polri Buka Rekrutmen Disabilitas: Bukti Nyata Implementasi UU 8/2016
Keputusan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk membuka rekrutmen anggota Polri bagi penyandang disabilitas mendapat apresiasi penuh dari berbagai pihak.
VIVA.co.id
16 Juli 2026