Duh! Limbah Cemari Pantai Berawa, Sumbernya Diduga dari Tempat Hiburan Malam

Duh! Limbah Cemari Pantai Berawa, Sumbernya Diduga dari Tempat Hiburan Malam

Badung - Limbah berbau busuk dilaporkan mencemari pantai Berawa, Bali. Sumbernya diduga dari sebuah tempat hiburan malam yang ada di sana.Polisi menerima laporan adanya dugaan pembuangan limbah sembarangan yang...

Badung -

Limbah berbau busuk dilaporkan mencemari pantai Berawa, Bali. Sumbernya diduga dari sebuah tempat hiburan malam yang ada di sana.

Polisi menerima laporan adanya dugaan pembuangan limbah sembarangan yang mengalir hingga ke kawasan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali.

Setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan panggilan darurat 110 pada Kamis (30/7) malam, polisi langsung mengecek ke lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Petugas kami langsung mendatangi lokasi begitu menerima aduan mengenai dugaan limbah mengalir ke pantai. Personel menemukan genangan air berbau tidak sedap keluar dari saluran selokan," kata Kasubsi PIDM Sihumas Polres Badung Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari, Jumat (31/7).

Laporan tersebut bermula saat pelapor yang sedang berwisata di Pantai Berawa melihat aliran diduga limbah mengalir dari arah selokan di depan sebuah tempat hiburan malam sekitar pukul 18.00 Wita.

Genangan air itu, menurut dia sangat bau kemudian mengalir menuju saluran air yang bermuara langsung di kawasan pesisir pantai Berawa.

"Setelah kami telusuri setiap lubang selokan, sumber bau menyengat itu mengarah ke pipa air di pintu masuk sebuah tempat hiburan malam tersebut. Kami langsung berkoordinasi dengan DLHK Badung karena saluran pipa limbah di lokasi itu infonya memang pernah bocor," ujar Yuni.

Personel Polres Badung yang dipimpin Pawas Iptu I Made Dwi Somadi Putra bersama tiga anggota langsung melakukan pengumpulan bahan dan keterangan dari pihak manajemen tempat hiburan malam tersebut.

Polisi juga telah meminta manajemen memeriksa kembali kondisi jaringan pipa limbah guna memastikan tidak ada kebocoran susulan.

"Pemeriksaan di lapangan selesai kemarin malam. (Mereka) janji mengecek ulang semua pipa limbah mereka," tutur Yuni.

Terkait laporan tersebut, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum memberikan hasil pemeriksaan lapangan dugaan kebocoran limbah ke pantai tersebut. Kepala Dinas LHK Pemkab Badung, Made Rai Warastuthi mengaku masih mengecek laporan itu.

"Mohon waktu kami masih mengecek dulu, nggih," kata Rai.


---------

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)