Liburan ke Solo Safari, Ini yang Perlu Diketahui Traveler
Surakarta -
Kalau biasanya melihat satwa identik dengan berjalan kaki mengelilingi kebun binatang, Solo Safari punya cara tersendiri untuk membuat liburan terasa lebih seru.
Di sini, traveler tak cuma bisa melihat beragam satwa, tetapi juga menyaksikan pertunjukan dan mencoba sejumlah aktivitas. Buat traveler yang sedang merencanakan liburan ke Solo Safari, ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum berangkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai dari koleksi satwa, pilihan exhibit, pertunjukan, harga tiket, jam operasional, hingga fasilitas yang tersedia. Solo Safari memiliki lebih dari 20 exhibit yang bisa dijelajahi pengunjung. Masing-masing menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari Animal Show, Aviary, African Savannah, Elephant Show, Petting Zoo, hingga Serval. Koleksi satwanya juga cukup beragam.
Traveler bisa bertemu komodo, orang utan, singa, gajah, buaya, kuda nil, hingga beruang madu. Satwa-satwa tersebut memiliki status konservasi yang beragam, mulai dari yang masih aman hingga rentan dan terancam punah.
Pengalaman di Solo Safari tidak berhenti pada melihat satwa dari balik kandang. Ada sejumlah pertunjukan dan sesi edukasi yang digelar secara rutin, seperti animal education, otter keeper's talk, elephant education, dan tiger keeper's talk. Buat yang ingin datang pada September, ada pula program baru yang bisa dinikmati traveler.
Marketing Communication Taman Safari Indonesia, Mada, mengatakan kepada detikTravel bahwa Solo Safari menghadirkan Panggung Malam Reog Ponorogo dan Fire Dance. Program tersebut digelar setiap Sabtu pukul 18.00 WIB. Jadi, traveler yang ingin mendapatkan pengalaman berbeda bisa mempertimbangkan datang hingga sore menjelang malam.
Harga Tiket Solo Safari
Untuk tiket masuk, pengunjung dewasa bisa memilih tiket reguler dengan harga mulai Rp 55.000. Ada pula tiket premium dengan harga mulai Rp 90.000. Tiket premium menawarkan sejumlah benefit tambahan, seperti welcome drink, suvenir, dan penjemputan menggunakan buggy car. Traveler tinggal menyesuaikan pilihan tiket dengan kebutuhan dan pengalaman yang diinginkan.
Solo Safari buka setiap hari, Senin-Minggu, mulai pukul 08.30 hingga 16.30 WIB. Selama berada di area wisata, traveler bisa menjelajahi berbagai exhibit dengan berjalan kaki atau menggunakan buggy car.
Fasilitas untuk pengunjung juga cukup lengkap. Ada musala, toilet, drink corner, scooteria, playground, rumah makan, hingga layanan first aid. Setelah puas berkeliling, traveler juga bisa mampir ke area toko suvenir sebelum meninggalkan kawasan Solo Safari.
Tips Berkunjung ke Solo Safari
Supaya kunjungan ke Solo Safari lebih nyaman, ada beberapa hal yang bisa dipersiapkan traveler sejak sebelum berangkat. Pertama, pertimbangkan datang pada pagi hari.
Selain punya waktu lebih panjang untuk menjelajahi area wisata, datang lebih awal juga membuat traveler bisa menghindari panas matahari yang biasanya semakin terasa menjelang siang. Kedua, jangan lupa mengecek jadwal pertunjukan sebelum berkeliling.
Dengan begitu, traveler bisa menyusun rute berdasarkan exhibit dan pertunjukan yang ingin ditonton tanpa harus bolak-balik. Ketiga, tentukan pilihan tiket sejak awal.
Tiket reguler sudah cukup untuk traveler yang ingin menikmati area dan koleksi satwa, sedangkan tiket premium menawarkan sejumlah benefit tambahan yang bisa membuat kunjungan lebih praktis. Solo Safari berada di Jalan Ir. Sutarmi No.109, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah.
Dengan koleksi sekitar 90 spesies dan beragam aktivitas, destinasi ini bisa menjadi pilihan liburan bersama keluarga maupun pasangan saat berada di Solo.