DPRD Maluku minta PLN permudah penambahan daya listrik SMK - ANTARA News Ambon, Maluku
Ambon (ANTARA) - DPRD Maluku meminta PT PLN memberikan kemudahan penambahan daya listrik bagi sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) di daerah itu guna mendukung kegiatan praktikum siswa.
Wakil Ketua DPRD Maluku Abdullah Asis Sangkala di Ambon, Sabtu, mengatakan kemudahan tersebut dapat berupa percepatan proses penambahan daya maupun keringanan biaya apabila memungkinkan.
"Kami minta ada kemudahan dan kalau memang memungkinkan bisa diberikan semacam diskon biaya untuk penambahan daya listrik di SMK," katanya.
Menurut Abdullah, sejumlah SMK di Maluku masih menghadapi keterbatasan daya listrik sehingga mesin praktik dan peralatan pembelajaran belum dapat dioperasikan secara optimal.
Ia menjelaskan beberapa SMK membutuhkan daya listrik hingga sekitar 20.000 volt ampere (VA), tetapi kapasitas yang tersedia masih setara dengan sekolah menengah atas (SMA) pada umumnya.
Kondisi tersebut, lanjut dia, berdampak langsung terhadap proses belajar mengajar, terutama kegiatan praktikum yang menjadi bagian utama dalam pendidikan vokasi.
"Akibatnya anak-anak di SMK tidak bisa melaksanakan praktikum secara maksimal karena keterbatasan pasokan listrik untuk mengoperasikan mesin dan peralatan praktik," ujarnya.
Karena itu, DPRD Maluku berharap PLN memberikan perhatian khusus berupa kemudahan dalam proses penambahan daya listrik maupun kebijakan keringanan biaya bagi SMK di bawah Pemerintah Provinsi Maluku.
"Kami meminta agar ada kemudahan atau, kalau memungkinkan, diberikan diskon dalam penyesuaian daya listrik bagi sekolah-sekolah SMK di lingkup Provinsi Maluku. Ini penting untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi dan mencetak tenaga kerja yang siap bersaing," kata Abdullah.
Pewarta: Daniel Leonard
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.