DPRD HST soroti alasan pemadaman listrik bergilir PLN yang tak konsisten - ANTARA News Kalimantan Selatan

DPRD HST soroti alasan pemadaman listrik bergilir PLN yang tak konsisten - ANTARA News Kalimantan Selatan

Barabai (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) menyoroti alasan pemadaman listrik oleh PT PLN (Persero) yang tak konsisten hingga meresa...

Barabai (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) menyoroti alasan pemadaman listrik oleh PT PLN (Persero) yang tak konsisten hingga meresahkan masyarakat. 

Ketua Komisi I DPRD HST Yajid Fahmi As menyebut, dalam beberapa waktu terakhir penyebab pemadaman yang disampaikan PLN kerap berubah, mulai dari keterbatasan pasokan batu bara, pemeliharaan jaringan, hingga adanya kerusakan.

"Alasan pemadaman yang berubah-ubah menjadi perhatian kami. PLN harus memiliki langkah antisipasi yang lebih profesional dalam menyikapi keadaan agar masyarakat tidak terus-menerus menjadi korban," kata Yajid di Barabai, Selasa. 

Ditambah lagi, kasus matinya lebih dari 5.000 ekor ayam di kandang close house milik peternak di Desa Aluan Sumur yang diduga dipicu pemadaman listrik berkepanjangan juga perlu jadi perhatian serius. 

Yajid mengaku prihatin atas musibah yang dialami peternak, terlebih lagi kerugian yang diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta tidak boleh dipandang sebagai persoalan biasa.

"Kami turut prihatin. Semoga pemilik usaha diberikan kesabaran dan digantikan dengan rezeki yang lebih baik. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua," ujarnya.

"Kami membutuhkan jawaban yang konkret dari PLN. Sampai kapan kondisi seperti ini akan terus terjadi. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan akibat pelayanan yang tidak memberikan kepastian," tegasnya.

Ia meminta PLN memperbaiki tata kelola pelayanan, memberikan informasi yang maksimal kepada masyarakat, serta mengupayakan agar pemadaman tidak berlangsung terlalu lama.

Selain itu, Yajid mendorong dinas terkait untuk terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada pelaku usaha yang terdampak. 

Pewarta: Muhammad Hidayatullah
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.