DPKH Kaltim dampingi Rumah Pakan Desa Loleng terapkan CPPB - ANTARA News Kalimantan Timur

DPKH Kaltim dampingi Rumah Pakan Desa Loleng terapkan CPPB - ANTARA News Kalimantan Timur

Samarinda (ANTARA) - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalimantan Timur (DPKH Kaltim) memberikan pendampingan penerapan Cara Pembuatan Pakan yang Baik (CPPB) di Rumah Produksi Pakan Ternak Desa Loleng, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Pendampingan pengawasan mutu pakan ini sangat penting karena biaya pakan menyumbang sekitar 60 hingga 70 persen dari total biaya produksi usaha peternakan," kata Kepala DPKH Kaltim Arief Murdiyatno di Samarinda, Sabtu.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan mutu pakan serta penerapan prinsip higiene, sanitasi, dan kesehatan masyarakat veteriner mutlak dilakukan guna memastikan produk pakan yang dihasilkan terjamin aman bagi ternak serta bermutu tinggi.

Saat ini, Rumah Produksi Pakan Ternak Desa Loleng telah aktif beroperasi untuk memproduksi pakan ayam petelur dengan volume sekitar 20 ton per bulan.

Namun, jumlah produksi tersebut dinilai masih berada jauh di bawah kapasitas maksimal fasilitas mesin pengolahan setempat yang sebenarnya mampu menghasilkan hingga 200 ton pakan per bulan.

Arief menyebutkan bahwa peluang untuk meningkatkan kapasitas produksi pakan di desa tersebut masih terbuka sangat lebar guna memenuhi tingginya kebutuhan pakan di wilayah sekitar.

Meski demikian, pengembangan hilirisasi pakan di Desa Loleng masih dihadapkan pada tantangan utama berupa keterbatasan pasokan bahan baku pakan yang berkelanjutan di tingkat lokal.

"Untuk menjaga kontinuitas produksi, kami terus mendorong optimalisasi ketersediaan bahan baku lokal yang berkualitas serta memperkuat tata kelola manajemennya," kata Arief menambahkan.

Dalam pendampingan berkala tersebut, petugas mengedukasi pengelola mengenai pengendalian mutu bahan baku, ketepatan formulasi, prosedur sanitasi, penyimpanan pakan yang benar, hingga pencatatan proses produksi secara tertulis.

Langkah pengawasan mutu ini ditopang penuh oleh pengerahan 25 petugas Pengawas Mutu Pakan DPKH Kaltim yang tersebar di 10 kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.

"Optimalisasi rumah produksi pakan terstandar ini dapat menjadi solusi nyata dalam menekan harga pakan konsentrat sekaligus mendorong kemandirian peternak lokal," kata Arief. 

Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.