Disdik Palangka Raya sesuaikan pembelajaran antisipasi dampak kabut asap
Disdik Palangka Raya sesuaikan pembelajaran antisipasi dampak kabut asap
Senin, 27 Juli 2026 15:48 WIB
Pamplet imbauan gunakan masker saat terjadi kabut asap karhutla. ANTARA/HO-Disdik Kota Palangka Raya
Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menerbitkan surat edaran tentang penyesuaian kegiatan pembelajaran sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penurunan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai memasuki musim kemarau.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Palangka Raya Jayani mengatakan kebijakan tersebut bertujuan menjaga kesehatan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan tanpa mengabaikan keberlangsungan proses belajar mengajar.
"Keselamatan dan kesehatan seluruh warga sekolah menjadi prioritas. Karena itu kami menginstruksikan seluruh satuan pendidikan menyesuaikan kegiatan pembelajaran apabila kualitas udara mengalami penurunan akibat kabut asap," kata Jayani di Palangka Raya, Senin.
Melalui surat edaran yang berlaku mulai 27 Juli 2026, seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD, TK, SD, SMP negeri dan swasta, serta pendidikan nonformal diwajibkan menerapkan sejumlah langkah pencegahan.
Ia juga menuturkan, seluruh warga sekolah diwajibkan menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, apabila kualitas udara menurun, sekolah diminta menghentikan sementara kegiatan di luar ruangan seperti upacara bendera, olahraga, senam bersama, maupun kegiatan ekstrakurikuler, sementara aktivitas tersebut dapat dipindahkan ke dalam ruangan.
Baca juga: DPRD Palangka Raya pelajari pengelolaan rumah dinas guru di Banjarmasin
Jayani juga mengimbau peserta didik mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan memperbanyak minum air putih guna menjaga daya tahan tubuh selama musim kemarau.
Selain itu, pihak sekolah diminta secara berkala memantau kondisi kualitas udara melalui informasi resmi yang diterbitkan BMKG maupun IQAir sebagai dasar dalam menentukan pelaksanaan kegiatan belajar di sekolah.
"Apabila kondisi udara kembali membaik, maka seluruh aktivitas pembelajaran dan ekstrakurikuler di luar ruangan dapat dilaksanakan kembali seperti biasa," beber Jayani.
Pewarta : Adi Wibowo
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.