Disdamkar Rejang Lebong imbau warga waspadai potensi kebakaran kemarau - ANTARA News Bengkulu

Disdamkar Rejang Lebong imbau warga waspadai potensi kebakaran kemarau - ANTARA News Bengkulu

Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengimbau masyarakat di daerah itu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran se...

Rejang Lebong, Bengkulu (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengimbau masyarakat di daerah itu untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

Kepala Disdamkar Rejang Lebong Andy Ferdian di Rejang Lebong, Jumat, mengatakan kondisi cuaca kering yang disertai tiupan angin kencang berpotensi mempercepat penyebaran api.

"Fenomena El Nino menyebabkan musim kemarau diperkirakan terasa lebih kering dan panjang dibandingkan biasanya, terutama pada periode Juni 2026 hingga Januari 2027," kata Andy.

Dia mengimbau, masyarakat daerah itu agar menghindari berbagai aktivitas yang berisiko memicu kebakaran, seperti membakar sampah di pemukiman maupun lahan tanpa pengawasan, membuang puntung rokok sembarangan, serta memastikan api kompor benar-benar padam usai memasak.

Berdasarkan data Disdamkar Rejang Lebong, kata dia, sepanjang Januari hingga pertengahan Juli 2026 telah terjadi 22 kasus kebakaran di wilayah tersebut. Dari total kejadian itu, tiga di antaranya merupakan kebakaran lahan, sedangkan sisanya merupakan kebakaran pemukiman warga.

Khusus untuk periode Mei hingga pertengahan Juli 2026, tercatat sedikitnya 11 peristiwa kebakaran, yang terdiri dari tiga kasus kebakaran lahan dan delapan kasus kebakaran rumah.

Untuk meminimalisasi dampak serta mempercepat penanganan musibah kebakaran, Disdamkar Rejang Lebong menyiagakan delapan unit armada pemadam.

Sebanyak tiga armada disiagakan di markas komando (mako) utama, sementara lima armada lainnya disebar di lima posko kecamatan, meliputi Posko Selupu Rejang, Posko Bermani Ulu, Posko Padang Ulak Tanding, Posko Kota Padang, dan Posko Binduriang.

Andy juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran di lingkungan sekitar, baik dengan mendatangi mako dan posko terdekat maupun menghubungi layanan telepon darurat 0732-21113 yang siaga 24 jam.

Pewarta: Nur Muhamad
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.