Dipuji Pemkab, Ini Langkah Nyata SKK Migas PetroChina Bangun Kemandirian Pangan Warga Tanjab Barat - ANTARA News Jambi
Tanjab Barat, Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memberikan apresiasi tinggi atas program PPM atau CSR SKK Migas PetroChina International Jabung Ltd, yang menyalurkan 8 ekor sapi serta ribuan bibit ikan gurame, nila, dan lele untuk mendongkrak ekonomi kelompok tani lokal.
Camat Betara, Nasrun di lokasi penyerahan bantuan dan seremonial penebaran benih ikan air tawar di Desa Pematang Lumut, Senin (7/9/2026) mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) atau Corporate Social Responsibility (CSR) PetroChina.
Untuk itu, Pemerintah Kecamatan Betara menyambut positif dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian PetroChina selama ini terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar, bantuan ini sekaligus menjadi dorongan nyata bagi para pembudidaya ikan air tawar di wilayahnya.
"Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari pihak PetroChina yang telah menginisiasi dan meluncurkan program ini di beberapa kelompok tani kami. Harapan kami, mudah-mudahan dengan adanya program ini, kelompok tani kami lebih berdaya, lebih mampu meningkatkan produktivitas perikanan, serta mampu mandiri," ungkap Nasrun
Melalui bantuan ini, ia berharap kelompok tani penerima manfaat tidak hanya mampu meningkatkan kapasitas produksi perikanan darat, tetapi juga dapat memperkuat ketahanan pangan serta menopang perekonomian keluarga secara mandiri dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Kepala Bidang (Kabid) Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Tanjab Barat Jumiati menyampaikan dukungan terhadap program PPM yang diluncurkan oleh PetroChina.
Menurutnya, keberlanjutan program bantuan benih ikan ini memiliki peran strategis dalam menunjang kebutuhan pangan masyarakat di daerah, khususnya dalam memenuhi asupan gizi masyarakat setempat.
"Harapan kami dari Dinas Perikanan Tanjung Jabung Barat, program ini sangat penting karena akan mendukung program ketahanan pangan, khususnya dalam hal penyediaan protein bagi masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat," ungkapnya.
"Sangat baik ya, apalagi kita tahu kondisi daerah kita untuk pembiayaan kan sulit, adanya kebijakan nasional terkait dengan pemotongan transfer ke daerah, jadi program PPM atau CSR PetroChina ini sangat membantu kita," ungkapnya.
Kabid Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Tanjab Barat, Raimon Ferry Harianja, menyampaikan bahwa dukungan yang diberikan PetroChina melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) atau CSR ini sangat berarti, terutama dalam membantu daerah menghadapi situasi efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Menurut dia, bantuan seperti ini menjadi pendorong dalam meningkatkan produksi peternakan di wilayah tersebut. Penyerahan bantuan ternak sapi ini dialokasikan untuk satu kelompok tani peternak yang berada di Desa Sungai Keruh, Kecamatan Tebing Tinggi, dengan jumlah total sebanyak 8 ekor sapi dengan rincian 7 betina 1 pejantan.
Dirinya berharap, bantuan dari PetroChina ini dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan oleh para penerima manfaat.
"Kita berharap ternak-ternak yang dibantu PetroChina ini bisa berkelanjutan dan dijadikan sarana bagi peternak untuk mengembangkan skala usahanya," Harapannya.
Salah satu warga dari Kelompok Tani Sinar Betara, Muhammad Sa'ad, mengungkapkan, Program Pemberdayaan Masyarakat dari PetroChina melalui budidaya perikanan air tawar yang dicetuskan oleh SKK Migas PetroChina merupakan praktik yang sangat baik sekaligus bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga sekitar.
Ia meyakini, program tersebut akan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan kelompok, termasuk mampu membantu mewujudkan ketahanan pangan melalui program budidaya ikan air tawar.
"Baik (program) ini bang, semoga (ekonomi) kami bisa terbantu, apalagi berbagai pihak akan ikut mengawal program ini," singkatnya.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.