Denza D9 Turun Harga, Klaim Cas 9 Menit dan Jarak Tempuh 1.480 Km
Bagikan:
JAKARTA - BYD melalui Denza menambah varian termurah D9 plug-in hybrid atau PHEV generasi kedua. Harganya turun 30.000 yuan, tetapi sistem penggerak, LiDAR, dan teknologi pengisian cepat tetap dipertahankan.
Varian D9 Flash Charging Luxury dibanderol 329.800 yuan atau sekitar 48.700 dolar AS. CarNewsChina dikutip Jumat, 17 Juli, menyebut harga lebih rendah dicapai dengan mengurangi sejumlah fitur kabin dan beberapa komponen sasis.
Denza D9 generasi kedua sebelumnya diluncurkan pada April 2026 dalam enam varian. Harganya berkisar 359.800 yuan hingga 459.800 yuan atau sekitar 53.100 hingga 67.900 dolar AS.
Varian baru ini tetap memakai sistem PHEV, yakni kendaraan hibrida yang baterainya dapat diisi dari sumber listrik luar. Sistem tersebut memadukan mesin bensin turbo 1,5 liter dengan dua motor listrik dan penggerak empat roda.
Motor depan menghasilkan tenaga 200 kW, sedangkan motor belakang 45 kW. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 115 kW dan torsi 225 Nm.
Blade Battery generasi kedua berkapasitas 58,5 kWh diklaim mampu membawa mobil melaju sejauh 350 kilometer hanya dengan tenaga listrik berdasarkan CLTC, standar pengujian kendaraan di China.
BACA JUGA:
Denza mencantumkan jarak tempuh gabungan hingga 1.480 kilometer dalam kondisi pengujian yang digunakan perusahaan.
Sejumlah laporan media sebelumnya menyebut jarak tempuh listrik murninya melebihi 400 kilometer. Namun, CarNewsChina mencatat angka itu tidak sesuai dengan data resmi 350 kilometer untuk varian baterai 58,5 kWh.
Angka yang lebih tinggi tampaknya merujuk pada konfigurasi Denza D9 lain dengan spesifikasi baterai berbeda.
Varian Flash Charging Luxury juga mendukung sistem pengisian super cepat dengan dua konektor. Denza mengklaim satu siklus pengisian nominal dapat diselesaikan dalam sembilan menit berdasarkan kondisi uji perusahaan.
Pada suhu minus 30 derajat Celsius, waktu pengisian disebut bertambah sekitar tiga menit.
Pengisian berdaya sangat tinggi membutuhkan pengelolaan arus listrik dan panas yang lebih besar. Dampak penggunaan pengisian cepat secara berulang terhadap penuaan baterai dalam jangka panjang belum diketahui.
Harga lebih murah dibayar dengan berkurangnya sejumlah fitur kenyamanan. Denza menghilangkan head-up display atau tampilan informasi yang diproyeksikan ke kaca depan, layar hiburan penumpang depan 15,6 inci, sistem pewangi kabin, dan trim kayu asli.
Pengaturan penyangga pinggang serta fungsi pijat pada kursi penumpang depan juga ditiadakan. Kursi belakang tidak lagi dilengkapi pemanas dan ventilasi.
Denza tetap mempertahankan sistem kendali redaman bodi DiSus-C yang mengatur kerja suspensi. Namun, varian ini tidak mendapat perangkat mekanis katup ganda, sensor pembaca kondisi jalan di depan, dan fungsi kendali cerdas iCVC.
Dimensinya tidak berubah. Denza D9 memiliki panjang 5.250 milimeter, lebar 1.960 milimeter, tinggi 1.900 milimeter, dan jarak sumbu roda 3.110 milimeter.
Paket perangkat bantuan mengemudinya juga tetap dipertahankan. Varian ini memakai satu LiDAR di atap, yakni sensor laser untuk memetakan lingkungan kendaraan.
Perangkat lainnya meliputi tiga radar gelombang milimeter 4D, 11 kamera, dan 12 sensor ultrasonik. Denza memasarkannya sebagai God’s Eye 5.0 Intelligent Driving Assistance System.
Pengurangan fitur lebih banyak menyasar kenyamanan kabin dan material interior, bukan sistem penggerak maupun perangkat bantuan mengemudi.
Penjualan Denza di China mencapai 18.631 unit pada Juni 2026, menurut China EV DataTracker. Angka itu naik dari 15.620 unit pada Mei dan 10.638 unit pada April.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+