Bulog Lampung serap 2.000 ton gabah per hari jaga serapan

Bulog Lampung serap 2.000 ton gabah per hari jaga serapan

Bulog Lampung serap 2.000 ton gabah per hari jaga serapan

Kamis, 3 September 2026 20:22 WIB

Image Print

Ilustrasi- Panen padi di sawah milik petani yang ada di Kabupaten Lampung Tengah. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Per hari ini kami masih terus melakukan serapan gabah dari kelompok tani, mitra, dan berbagai pihak untuk menjaga serapan di petani

Bandarlampung (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung menyatakan telah menyerap 1.000-2.000 ton gabah per hari untuk menjaga serapan gabah ke petani di wilayahnya.

"Per hari ini kami masih terus melakukan serapan gabah dari kelompok tani, mitra, dan berbagai pihak untuk menjaga serapan di petani," ujar Pimpinan Wilayah Perum Bulog Lampung Rindo Safutra dalam Rapat Implementasi Pergub No 7 Tahun 2026 di Bandarlampung, Kamis.

Menurut dia, jumlah serapan harian yang dilakukan ke petani yakni untuk gabah serapan mencapai 1.000-2.000 ton per hari, sedangkan serapan per hari untuk setara beras sebanyak 500-1.000 ton setiap hari.

"Stok yang kami kuasai di Provinsi Lampung untuk beras jumlahnya sebanyak 232.887 ton, dan itu merupakan beras milik pemerintah dengan kriteria beras medium," katanya.

Ia mengatakan stok milik pemerintah berupa beras medium tersebut merupakan hasil dari pengadaan Bulog di Provinsi Lampung untuk 2026, dari target yang sudah ditetapkan untuk Lampung sebanyak 253.883 ton.

"Jadi itu adalah stok yang dimiliki pemerintah dan berupa beras medium, stok tersebut merupakan hasil dari pengadaan Bulog di Provinsi Lampung untuk 2026 dari target yang sudah ditetapkan oleh kantor pusat kepada Lampung sebanyak 253.883 ton untuk pengadaan gabah setara beras," ucap dia.

Dia menjelaskan untuk realisasi serapan yang sudah dilakukan dalam bentuk gabah mencapai 435.362 ton sepanjang 2026.

"Sedangkan untuk realisasi setara beras mencapai 222.698 ton, sehingga total persentase realisasi sebesar 87,72 persen. Dan kami optimistis sampai akhir tahun bisa mencapai target 253.883 ton mengingat Lampung adalah sebagai daerah produsen," tambahnya.

Menurut dia, dalam pelaksanaan serapan gabah pihaknya mendapatkan bantuan dari kelompok tani, mitra dan Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi)

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.