Bukan Sekadar Museum, Ini Daya Tarik Museum Angkut di Daerah Batu Jawa Timur
Guest Relations Officer (GRO) Museum Angkut, Vicky Andrian mengatakan, museum tersebut berdiri di atas lahan hampir 4 hektare, termasuk area parkir. Di dalamnya terdapat lebih dari 300 koleksi kendaraan yang mencakup transportasi darat, laut, hingga udara.
Baca Juga: Trump Mulai Ubah Cara Sejarah Amerika Ditampilkan, Museum Smithsonian Jadi Sasaran
"Di Museum Angkut ada berbagai zona tematik. Di museum sendiri kita memiliki lebih dari 300 koleksi kendaraan darat, laut, dan udara," kata Vicky di Musium Angkut, Kota Batu, Selasa (15/9/2026).
Koleksi kendaraan tersebut ditempatkan berdasarkan zona dan tema negara. Pengunjung dapat menemukan sejumlah kawasan yang dibuat dengan nuansa berbeda, mulai dari Zona Edukasi, Pecinan, Inggris, Gangster, Perancis hingga Hollywood.
Menurut Vicky, koleksi kendaraan Museum Angkut berasal dari berbagai negara. Salah satu koleksi yang ditampilkan di zona Amerika, misalnya, didatangkan langsung dari Amerika Serikat.
"Setiap zona kan ada berbagai unit kendaraan sesuai negara. Jadi, sesuai negaranya itu kita langsung mengambil dari negaranya masing-masing. Seperti Amerika tadi, yang Ford di awal itu langsung didatangkan dari Amerika," ujarnya.
Museum Angkut juga mempertahankan sejumlah kendaraan dalam kondisi original. Vicky menyebut sekitar 80% hingga 90% kendaraan yang ada di museum masih dapat berfungsi dengan baik.
"Mostly di sini adalah original. Sekitar 80 sampai 90 persen masih berfungsi dengan baik," kata dia.
Baca Juga: Fakta Menarik Museum Asmat Papua, Pusat Pelestarian Budaya di Papua Selatan
Untuk kendaraan yang memang dibuat sebagai replika, pihak museum mencantumkan informasi bahwa unit tersebut merupakan replika.
Sementara sejumlah kendaraan yang terlihat memiliki tanda usia, seperti bagian yang berkarat, tidak selalu direstorasi agar tetap mempertahankan kondisi aslinya.
"Kalau misalkan ada replika, nanti ada tulisannya di depan, ada replika. Mostly di sini adalah original," ujarnya.