Bukan Bali, Ini On The Rock di Gunungkidul Yogyakarta

Bukan Bali, Ini On The Rock di Gunungkidul Yogyakarta

Gunungkidul -

Perjalanan menuju Gunungkidul dari Kota Yogyakarta bukanlah perjalanan yang singkat. Jalan yang panjang dan waktu tempuh sekitar dua hingga dua setengah jam harus dilewati untuk mencapai tempat yang dituju.

Rasa lelah selama perjalanan perlahan terbayar ketika pemandangan laut mulai terlihat. Di antara tebing-tebing karang Gunungkidul, sebuah tempat bernama On The Rock menawarkan pemandangan yang membuat perjalanan panjang terasa sepadan.

On The Rock berada di kawasan Pantai Drini, Gunungkidul, Yogyakarta. Tempat ini menjadi salah satu destinasi yang ramai dikunjungi, terutama karena pemandangan alamnya yang menarik dan banyaknya spot yang cocok untuk mengabadikan momen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal pertama yang mencuri perhatian adalah perpaduan antara tebing dan laut lepas. Dari kawasan On The Rock, pengunjung dapat menikmati pemandangan laut yang luas dengan latar tebing karang khas pesisir Gunungkidul.

Tidak hanya mengandalkan pemandangan alam, On The Rock juga menawarkan berbagai sudut yang menarik untuk berfoto. Bentuk tebing, area terbuka, dan pemandangan laut membuat hampir setiap sudut tempat ini terasa cocok untuk dijadikan latar.

Keramaian pengunjung menjadi pemandangan lain yang tidak kalah menarik. Saat tempat ini sedang ramai, pengunjung datang silih berganti untuk menikmati suasana, berfoto, atau sekadar duduk menikmati pemandangan.

On The Rock juga memiliki area kafe yang membuat pengalaman berkunjung terasa lebih lengkap. Pengunjung tidak hanya melihat laut dari kejauhan, tetapi juga dapat menikmati makanan dan minuman sambil bersantai. Suasana semakin hidup dengan adanya live music.

Musik yang terdengar di tengah pemandangan laut dan tebing membuat tempat ini terasa seperti ruang untuk bersantai, bukan hanya tempat untuk datang, melihat pemandangan, lalu pulang.

Konsep tersebut membuat On The Rock sering mengingatkan pengunjung pada suasana tempat wisata di Bali. Tebing, laut, kafe, tempat duduk, dan berbagai spot foto menciptakan suasana yang cukup berbeda dari bayangan pantai pada umumnya.

Namun, On The Rock tetap memiliki daya tariknya sendiri. Keberadaan tebing-tebing karang dan bentang laut Gunungkidul memberikan karakter yang tidak perlu sepenuhnya dibandingkan dengan tempat lain.

Untuk memasuki kawasan ini, pengunjung perlu membayar biaya sekitar Rp 40.000, ditambah biaya parkir sekitar Rp 3.000 berdasarkan pengalaman kunjungan. Bagi saya, biaya tersebut cukup sepadan dengan pengalaman dan pemandangan yang didapatkan. Memang, perjalanan menuju tempat ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Jarak yang jauh membuat perjalanan terasa melelahkan, terlebih jika datang dari pusat Kota Yogyakarta. Namun, rasa lelah tersebut seakan terbayar ketika sampai di lokasi.

Pemandangan laut yang luas, udara terbuka, dan suasana tempat yang ramai tetapi tetap menyenangkan membuat perjalanan panjang terasa memiliki alasan. Bagi pengunjung yang gemar berfoto, On The Rock juga menawarkan banyak pilihan latar.

Tidak mengherankan jika tempat ini menjadi semakin dikenal dan ramai dikunjungi setelah banyak foto dan video tentangnya beredar di media sosial. Meski sedang ramai, daya tarik On The Rock tidak hanya terletak pada popularitasnya.

Keindahan alam yang berpadu dengan fasilitas tempat bersantai membuat pengunjung memiliki lebih dari satu alasan untuk datang. Pada akhirnya, On The Rock bukan Bali. Tempat ini adalah bagian dari Gunungkidul dengan keindahan tebing dan lautnya sendiri.

Namun, jika suasana Bali yang identik dengan perpaduan alam, tempat bersantai, dan pemandangan indah adalah sesuatu yang dicari, On The Rock mampu menghadirkan sedikit kesan tersebut dalam versi Gunungkidul. Perjalanan yang panjang pun terasa tidak sia-sia. Setelah menempuh jalan selama berjam-jam, pemandangan laut dari balik tebing menjadi pengalaman yang membuat On The Rock layak dikenang.

Di tempat ini, perjalanan, pemandangan, musik, makanan, dan keramaian pengunjung berpadu menjadi satu pengalaman. Bukan Bali, tetapi sebuah sudut Gunungkidul yang berhasil membuat perjalanan jauh terasa terbayar.