BPBD: Pemadaman karhutla TNBTS gunakan strategi darat hingga udara - ANTARA News Bengkulu

BPBD: Pemadaman karhutla TNBTS gunakan strategi darat hingga udara - ANTARA News Bengkulu

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho mengatakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger S...

Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Isnugroho mengatakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menggunakan strategi darat hingga udara agar kobaran api segera padam.

"Penanganan karhutla tidak hanya mengandalkan satu metode. Tim gabungan menyiapkan sejumlah langkah yang disesuaikan dengan kondisi medan dan perkembangan kebakaran baik dengan pemadaman secara manual di darat maupun udara seperti drone hingga helikopter water bombing," katanya di Lumajang, Minggu.

Menurutnya, pemadaman wilayah Desa Argosari, Kecamatan Senduro di Kabupaten Lumajang menghadapi sejumlah tantangan kondisi lapangan karena jarak sumber air yang cukup jauh, medan menuju titik api, material vegetasi kering, serta perubahan arah angin menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam setiap upaya pengendalian kebakaran.

"Kesiapsiagaan dilakukan dengan pengerahan personel secara bergantian serta koordinasi bersama unsur terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan arah pergerakan api menuju wilayah Lumajang," tuturnya.

Ia mengatakan salah satu kendala utama dalam penanganan kebakaran adalah jarak titik pengambilan air yang mencapai sekitar 7 kilometer dari lokasi kebakaran dan kondisi itu membuat pemenuhan kebutuhan air untuk pemadaman dari darat membutuhkan dukungan dan strategi tersendiri.

"Selain jarak sumber air, akses menuju titik api memiliki medan yang curam. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi mobilisasi personel maupun peralatan menuju lokasi kebakaran," katanya.

Ia menjelaskan faktor lain yang perlu diantisipasi adalah banyaknya dahan dan ranting kering di sekitar lokasi kebakaran, sehingga material tersebut dapat menjadi bahan yang mudah terbakar sehingga berpotensi mendukung penyebaran api, terutama ketika kondisi angin cukup kencang.

Pewarta: Zumrotun Solichah
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.