Jet Tempur Inggris Meledak, Pilot Selamat Usai Melontarkan Diri
Pete Bennett, seorang warga setempat, mengatakan kepada Wales Live bahwa pesawat terlihat mengalami masalah sesaat setelah meninggalkan landasan pacu.
"Saya langsung tahu bahwa pesawat itu bermasalah. Tepat saat lepas landas, ada nyala api berwarna oranye, dan ketika pesawat semakin cepat, pada dasarnya pesawat itu sudah terbakar," kata Bennett.
Menurut dia, api sempat menghilang ketika pesawat mulai mendapatkan ketinggian. Namun, pesawat masih terlihat mengalami masalah.
"Saat mendapatkan ketinggian, api itu menghilang, tetapi pesawat jelas mengalami masalah. Pesawat menanjak dengan sudut yang sangat curam, seolah-olah pilot berusaha mendapatkan ketinggian. Pesawat bergerak naik-turun dengan keras dua kali di udara, kemudian terdengar dua suara ledakan keras yang jelas," ujarnya.
Bennett memperkirakan pesawat berada di ketinggian sekitar 800 kaki atau sekitar 244 meter ketika kedua pilot melontarkan diri.
"Para pilot melontarkan diri dan kedua parasut terbuka," katanya.
Dia juga menggambarkan ledakan pesawat sebagai "dinding api yang sangat besar dan asap hitam".
Menurut Bennett, kedua pilot mendarat sekitar di tengah-tengah antara landasan pacu dan lokasi jatuhnya pesawat.
"Awak pesawat turun sekitar di tengah-tengah antara landasan pacu dan lokasi pesawat jatuh, yang menurut perkiraan saya sekitar satu mil atau 1,6 kilometer dari RAF Valley," katanya.
Dua Pilot Alami Luka Ringan
Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting menyampaikan perhatian terhadap kondisi kedua pilot melalui unggahan di X.
"Pikiran saya pertama-tama dan terutama tertuju kepada para pilot. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut pada waktunya," tulis Streeting.
Kepolisian North Wales mengatakan kedua pilot sedang menjalani perawatan dan diduga hanya mengalami luka ringan.
"Dua pilot sedang menjalani perawatan karena luka yang diduga ringan dan hingga saat ini tidak ada laporan mengenai kerusakan atau korban luka lainnya," kata kepolisian.