BPBD NTT: 6.541 rumah di Kabupaten Manggarai Barat rusak akibat gempa
BPBD NTT: 6.541 rumah di Kabupaten Manggarai Barat rusak akibat gempa
Kamis, 20 Agustus 2026 18:13 WIB
Penyaluran logistik bantuan di Posko Tanggap Darurat Gempa Flores di Kupang, NTT, Kamis (20/8/2026). (ANTARA/Yoseph Boli Bataona)
Kupang, NTT (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat hingga Kamis (20/8) sebanyak 6.541 rumah di Kabupaten Manggarai Barat mengalami kerusakan akibat gempa yang mengguncang Flores.
“Kerusakan rumah di Manggarai Barat terdiri atas 2.539 rumah rusak berat, 1.039 rusak sedang dan 2.963 rusak ringan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTT Mahadin Sibarani dalam keterangannya di Kupang, Kamis.
Selain rumah, gempa juga menyebabkan kerusakan pada 40 kantor pemerintahan, 250 satuan pendidikan, 19 fasilitas pelayanan kesehatan, 35 rumah ibadah dan dua hotel.
Mahadin mengatakan gempa tersebut juga menyebabkan dua orang meninggal dunia, 100 orang luka-luka dan 695 jiwa mengungsi.
Untuk penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat melalui BPBD bersama pemerintah desa melakukan asesmen cepat guna mengidentifikasi dampak kerusakan dan kebutuhan mendesak di lokasi terdampak.
BPBD Kabupaten Manggarai Barat dan Dinas Sosial juga menyiapkan peralatan serta kebutuhan dasar bagi warga terdampak untuk segera didistribusikan.
Adapun kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan meliputi 10 tenda pengungsi, 10 tenda posko, 100 velbed, 100 tikar, 100 paket makanan siap saji dan 10 ton beras.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat terus berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan penanganan dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak berjalan optimal.
Mahadin mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan serta menghindari bangunan yang berpotensi mengalami kerusakan.
Ia juga mengingatkan masyarakat di wilayah pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tsunami dan segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi apabila terdapat tanda-tanda ancaman.
“Hingga saat ini, tim gabungan masih melakukan penanganan darurat dan asesmen terhadap dampak kerusakan di seluruh desa terdampak. Rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah juga terus dilakukan untuk menindaklanjuti penanganan darurat,” kata dia.
Mahadin menyampaikan, masyarakat masih memilih bertahan di luar rumah atau tempat terbuka sebagai langkah antisipasi hingga kondisi dinyatakan aman.
Sementara itu, bantuan logistik mulai berdatangan dari pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD NTT: 6.541 rumah di Manggarai Barat rusak akibat gempa Flores
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.