Gubernur: November dilakukan lelang pembangunan KIPP Papua Pegunungan
Wamena (ANTARA) - Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menyatakan pada November 2026, akan dilakukan pelelangan proyek kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) Papua Pegunungan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
“Kami beberapa waktu lalu dijanjikan oleh pemerintah pusat, lelang akan dilakukan pada bulan Juli, tetapi informasinya, diundur November 2026,” katanya di Wamena, Kamis.
Baca juga: Dinas PUPR harap pembangunan KIPP Papua Pegunungan berjalan 2026
Menurut dia, rencana induk pembangunan KIPP Papua Pegunungan telah selesai dikerjakan dan telah diserahkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Kami di daerah tidak diberikan wewenang untuk mengelola uang pembangunan KIPP Papua Pegunungan, semuanya dilakukan di pusat hingga penunjukan perusahaan mana yang akan kerja,” ujarnya.
Dia menjelaskan lokasi pembangunan KIPP Papua Pegunungan telah ditentukan di Kebun Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Gunung Susu, Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya.
“Lokasi kami sudah tentukan dan beberapa waktu lalu pak Menteri Dalam Negeri, Menteri PKP sudah datang dan melihat sendiri tempat yang akan dibangun kantor gubernur, DPR dan MRP Papua Pegunungan,” katanya.
Baca juga: Kementerian PU targetkan pembangunan KIPP Papeg rampung 2028
Baca juga: Wamendagri Ribka pastikan pembangunan di KIPP Papeg mulai tahun ini
Dia menambahkan pembangunan KIPP Papua Pegunungan akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara atau APBN, tidak menggunakan APBD Papua Pegunungan.
“Istilahnya kami di daerah nanti hanya menerima kunci dari gedung-gedung yang akan dibangun oleh pemerintah pusat menggunakan APBN. ASN dan masyarakat menunggu, jadi kapan pemerintah pusat melalui Kementerian teknis akan membangun KIPP Papua Pegunungan,” ujarnya.
Pewarta: Yudhi Efendi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.