BP BUMN prioritaskan aspek kebersihan dalam transformasi rest area tol

BP BUMN prioritaskan aspek kebersihan dalam transformasi rest area tol

Jakarta (ANTARA) - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengatakan aspek kebersihan dan kerapian menjadi prioritas utama dalam transformasi rest area di jalan tol sebagai bagian dari peningkatan ...

Jakarta (ANTARA) - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengatakan aspek kebersihan dan kerapian menjadi prioritas utama dalam transformasi rest area di jalan tol sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik.

β€œYang utama adalah kebersihan dan kerapian. Prinsip yang dipegang oleh Bapak Presiden adalah agar semua pelayanan publik kita menjadi lebih baik,” kata Dony dalam keterangannya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Selasa.

Dony meninjau Rest Area Travoy KM 88A dan KM 88B Tol Cipularang pada Selasa (21/7). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi yang ada di kawasan sekaligus memastikan percepatan pengembangan fasilitas guna meningkatkan kualitas layanan bagi pengguna jalan.

Rest Area Travoy KM 88A dan KM 88B merupakan salah satu titik layanan dengan aktivitas tinggi di ruas Tol Cipularang yang melayani rata-rata 7.000–10.000 kendaraan per hari.

Kawasan tersebut telah dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari SPBU, SPKLU, masjid, area UMKM, hingga puluhan tenant, dan dipersiapkan menjadi percontohan transformasi rest area dengan standar pelayanan yang lebih modern.

Melalui pengembangan Rest Area Travoy KM 88A dan KM 88B, BP BUMN bersama Danantara mendorong hadirnya rest area yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat singgah, tetapi juga menjadi ruang pelayanan publik yang nyaman, tertata, dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Dony meninjau rencana pengembangan kawasan secara menyeluruh, meliputi penataan area, peningkatan kapasitas parkir, pembenahan fasilitas komunal, serta penambahan berbagai layanan baru agar rest area semakin nyaman, aman, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dony menegaskan bahwa peningkatan standar pelayanan tidak hanya diterapkan pada rest area yang dikelola BUMN, tetapi juga akan menjadi acuan bagi pengelola rest area lainnya.

β€œKami juga akan memberitahukan kepada pihak pengelola rest area yang bukan milik kita. Jika mereka tidak mau mengikuti standar yang ditetapkan, kami akan memblokir dan menutup aksesnya. Hal ini dilakukan agar masyarakat juga dapat merasakan manfaatnya,” ujar Dony.

Baca juga: Rest Area Km 88-Masjid At-Thohir Depok jadi contoh wisata halal Jabar

Baca juga: Jasa Marga pacu pengelolaan "green toll" dan transformasi "rest area"

Baca juga: Jasa Marga dukung implementasi Biosolar B50 di rest area jalan tol

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Faisal Yunianto
Copyright Β© ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.