Bima siapkan 750 PNS untuk pengisian jabatan manajerial

Bima siapkan 750 PNS untuk pengisian jabatan manajerial

Bima (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, menyiapkan 750 PNS untuk mengikuti Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) guna memetakan talenta bagi pengisian jabatan manajerial yang lowong.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Adel Linggi Ardi di Bima, Kamis, mengatakan 750 PNS tersebut berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD), unit pelaksana teknis daerah (UPTD), dan kecamatan di lingkungan Pemkab Bima.

"Peserta agar mempersiapkan diri dengan baik karena kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemetaan potensi dan kompetensi ASN," katanya.

Ia mengatakan pelaksanaan ProASN dijadwalkan berlangsung di UPSCPKP Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mataram pada 7-10 September 2026.

Menurut dia, pelaksanaan ProASN mengacu pada Surat Edaran Kepala BKN Nomor 6 Tahun 2026 tentang Profiling ASN serta surat Kepala Kantor Regional X BKN Nomor 239/B-AK.02.02/SD/KR.X/2026 terkait pelaksanaan ProASN 2026.

Adel menjelaskan hasil profiling diperlukan untuk menyediakan data potensi dan kompetensi ASN yang lebih terukur sebagai dasar pengembangan aparatur dan penyiapan talenta sesuai kebutuhan organisasi.

Ia mengatakan ProASN menggunakan metode Non-Assessment Center (Non-AC) berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN. Hasil profiling selanjutnya diintegrasikan ke dalam Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN).

Menurut Adel, pemanfaatan data hasil profiling membantu pemerintah daerah memetakan potensi dan kompetensi ASN secara lebih objektif serta menjadi salah satu dasar pengembangan karier dan pemenuhan kebutuhan organisasi.

Ia menegaskan pemanfaatan data talenta ASN dilakukan untuk mendukung pengelolaan aparatur yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Adel menambahkan pelaksanaan profiling juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Bima memperkuat penerapan sistem merit dalam manajemen ASN melalui ketersediaan data potensi dan kompetensi aparatur yang terukur.

Dengan data tersebut, pemerintah daerah memiliki dasar yang lebih objektif dalam menyiapkan talenta ASN sesuai kebutuhan organisasi, termasuk untuk pengisian jabatan manajerial yang lowong.
 

Pewarta : Ady Ardiansah
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026