Realisasi pajak daerah Rp2,45 triliun per 14 Agustus

Realisasi pajak daerah Rp2,45 triliun per 14 Agustus

Realisasi pajak daerah Rp2,45 triliun per 14 Agustus

Selasa, 18 Agustus 2026 17:58 WIB

Image Print

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Selatan Achmad Rizwan. ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Palembang, Sumsel (ANTARA) - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Selatan mencatat realisasi penerimaan pajak daerah mencapai Rp2,45 triliun hingga 14 Agustus 2026 atau 60,34 persen dari target Rp4,07 triliun.

Kepala Bapenda Sumsel Achmad Rizwan di Palembang, Sumsel, Selasa, mengatakan capaian tersebut ditopang penerimaan dari tujuh sektor pajak daerah, dengan pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBB-KB) menjadi penyumbang terbesar.

Berdasarkan data Bapenda Sumsel, penerimaan PBB-KB hingga 14 Agustus 2026 mencapai Rp1,13 triliun atau 73,23 persen dari target Rp1,54 triliun.

Penerimaan pajak air permukaan tercatat Rp23,54 miliar atau 68,62 persen dari target Rp34,31 miliar. Kemudian, pajak alat berat mencapai Rp3,48 miliar atau 55,36 persen dari target Rp6,30 miliar.

Kemudian, bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) terealisasi Rp456,30 miliar atau 54,62 persen dari target Rp835,43 miliar.

Lalu, penerimaan pajak rokok mencapai Rp398,44 miliar atau 53,50 persen dari target Rp744,77 miliar, sedangkan pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar Rp434,30 miliar atau 49,63 persen dari target Rp875,04 miliar.

"Sektor terbesar disumbang dari pajak bahan bakar kendaraan bermotor. Pajak air permukaan saat ini sudah on the track, berjalan sesuai rencana dan target di angka 60 persen lebih dengan program Siguntang ini," katanya.

Adapun penerimaan terendah berasal dari opsen pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) yang baru mencapai Rp8,35 miliar atau 28,55 persen dari target Rp29,27 miliar.

Capaian opsen pajak MBLB masih rendah karena proses penyerapan penggunaan pajak galian di kabupaten dan kota masih berlangsung.

Meski demikian, Bapenda Sumsel memproyeksikan penerimaan dari sektor tersebut akan meningkat pada akhir tahun.

Untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah, Bapenda Sumsel juga mengoptimalkan program Siguntang Menyapa yang dilaksanakan setiap Selasa dengan menyambangi pusat perekonomian, sekolah, dan perkantoran pemerintah.

Program tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.

"Untuk Siguntang di tahun 2026 ini merupakan tahun pertama berjalan. Dari total 30.000 penunggak pajak yang terdata, sebanyak 3.600 penunggak sudah kita ingatkan secara persuasif untuk membayar pajaknya," jelasnya.

Bapenda Sumsel terus mengoptimalkan penagihan dan penerimaan dari seluruh sektor pajak daerah untuk mengejar target Rp4,07 triliun hingga akhir 2026.

Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026