Babel tambah pasokan beras 42,1 ton jaga stabilitas harga - ANTARA News Bangka Belitung

Babel tambah pasokan beras 42,1 ton jaga stabilitas harga - ANTARA News Bangka Belitung

Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menambah pasokan beras sebanyak 42,1 ton untuk memperkuat stok beras, guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat di d...

Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menambah pasokan beras sebanyak 42,1 ton untuk memperkuat stok beras, guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat di daerah itu.

"Saat ini, pelaku usaha kembali menambah 42,1 ton dari Palembang," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Babel Subekti Saputra di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan dengan adanya penambahan pasokan beras dari Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), maka total stok beras di gudang distributor mencapai 4.815,2 ton dan mencukupi memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua bulan ke depan.

"Dalam minggu ini akan ada lagi pasokan baru beras dari Sumatera, sehingga dipastikan harga beras ini akan terus bertahan normal," ujarnya.

Ia menyatakan saat ini harga beras premium eceran di Pasar Pembangunan Pangkalpinang masih stabil, yakni Rp15.700 per kilogram, beras medium Rp14.400 per kilogram dan harga beras SPHP Bulog Rp12.600 per kilogram.

"Alhamdulillah, hingga saat ini stok dan harga beras masih aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.

Kepala Perum Bulog Cabang Bangka Dimas Wage Tantri menyatakan saat ini, stok beras mencapai 2.200 ton dan cukup hingga tiga bulan ke depan untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat Pulau Bangka.

"Saat ini, stok beras mencukupi untuk penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan bantuan pangan warga tidak mampu di Pulau Bangka hingga tiga bulan ke depan," katanya.

Menurut dia, apabila pasokan beras dari Kanwil Bulog Sumsel dan Babel tiba, maka total stok beras yang dimiliki Bulog Bangka mencapai 4.600 ton.

Ketersediaan stok tersebut mampu mencukupi kebutuhan masyarakat di Pulau Bangka yang terdiri empat kabupaten dan satu kota, yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Kota Pangkalpinang untuk lima hingga enam bulan ke depan. 

"Untuk memperkuat stok beras ini, kita mendapatkan pasokan dari petani lokal tetapi juga mendapatkan pasokan dari Kanwil Bulog Sumatera Selatan di Palembang," jelasnya.

Pewarta: Aprionis
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.