Asian Games: Timnas Basket 3x3 Indonesia Jadikan FIBA Challengers Batam Ajang Uji Kesiapan Menuju Aichi-Nagoya

Asian Games: Timnas Basket 3x3 Indonesia Jadikan FIBA Challengers Batam Ajang Uji Kesiapan Menuju Aichi-Nagoya

Dian Eko Prasetio | 22 Juli 2026, 16:25 WIBTimnas Basket Putra 3x3 bersama CdM Tim Indonesia untuk Asian Games Auchi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, yang melakukan kunjungan di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Selas...

Dian Eko Prasetio

| 22 Juli 2026, 16:25 WIB

Asian Games: Timnas Basket 3x3 Indonesia Jadikan FIBA Challengers Batam Ajang Uji Kesiapan Menuju Aichi-Nagoya

Timnas Basket Putra 3x3 bersama CdM Tim Indonesia untuk Asian Games Auchi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, yang melakukan kunjungan di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026). AKURAT.CO/Dian Eko Prasetio

AKURAT.CO, Tim Nasional (Timnas) Bola Basket 3x3 Indonesia Putra terus mematangkan persiapan menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usai melahap porsi latihan intensif selama tiga pekan dalam pemusatan latihan (TC), skuad Garuda siap menjadikan ajang FIBA 3x3 Challengers Batam Stop 2026 sebagai panggung ujian perdana.

Turnamen bertaraf internasional yang bakal digulirkan pada 25-26 Juli mendatang ini diproyeksikan menjadi salah satu tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana hasil latihan yang telah dijalani para pemain.

Penggawa Timnas Basket 3x3 Indonesia, Halmaheranno Aprianto, mengungkapkan bahwa partisipasi di Batam merupakan kesempatan emas bagi tim untuk menambah jam terbang sekaligus menimba ilmu dari pebasket dunia.

"Kita mengikuti Challenger di Batam yang terbuka untuk seluruh negara. Jadi kita mengikuti event tersebut sekaligus belajar bermain dan menambah pengalaman," ujar Halmaheranno di sela-sela persiapan tim di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

https://www.akurat.co/arena/821674/sea-games-hasil-undian-bikin-timnas-basket-3x3-indonesia-optimistis-tembus-semifinal

Halmaheranno menjelaskan bahwa fokus utama tim pelatih saat ini masih tertuju pada penguatan fondasi fisik, pematangan pola permainan, hingga pengasahan akurasi tembakan.

"Untuk persiapan hari ini kita fokus pada conditioning, mengulang pattern (pola), mempertajam kualitas shooting, serta mengadakan sedikit game-game internal untuk membangun chemistry dan kepercayaan satu sama lain," jelasnya.

Menatap persaingan di Asian Games nanti, Halmaheranno mengaku timnya tak mau terlalu ambil pusing dengan peta kekuatan calon lawan.

Skuad Merah Putih menyadari adanya ketimpangan postur tubuh dengan lawan-lawan internasional, namun hal itu disiasati dengan pendekatan kolektivitas dan kecepatan.

"Secara kondisi fisik, kita tahu pemain-pemain luar seperti apa postur dan fisiknya. Jadi kita sadar diri dan berusaha menutupinya dengan bermain secara tim yang lebih solid, melatih agility (kelincahan), kecepatan, serta daya tahan tubuh," tegasnya.

Mengingat Timnas Bola Basket 3x3 Indonesia Putra belum sempat melakoni laga uji coba internasional dan hanya mengandalkan scrimmage game internal, ajang FIBA 3x3 Challengers Batam Stop 2026 menjadi momen yang sangat krusial.

Hasil dari ajang ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi besar bagi tim kepelatihan sebelum melangkah ke panggung utama Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.

"Itu jadi salah satu cara kita membuktikan bahwa latihan kita selama ini sudah sejauh mana. Dari situ kita bisa melihat apa yang harus diperbaiki dan apa yang harus ditingkatkan," pungkas Halmaheranno.