Asian Games: Masih di Jalur Podium, Timnas Panjat Tebing Indonesia Optimististis Targetkan 2 Emas
Kepastian itu ditegaskan langsung oleh Manajer Tim Panjat Tebing Indonesia, Aries Susanti, saat menerima kunjungan Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, di Pusat Latihan Nasional (Pelatnas) FPTI, Bekasi, Senin (27/7/2026).
"Target kami tetap dua medali emas, dari nomor speed dan lead. Kami juga masih memiliki peluang dari nomor lain," kata Aries yang juga peraih medali emas nomor speed putri di Asian Games 2018.
"Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia agar atlet-atlet kami bisa memberikan yang terbaik untuk Merah Putih."
Kedatangan CdM Todotua Pasaribu ke pelatnas FPTI bertujuan untuk mengawal dan memastikan seluruh fasilitas serta kebutuhan nonteknis para atlet terpenuhi dengan sempurna sebelum bertolak ke Jepang.
https://www.akurat.co/arena/847553/desak-made-sabet-emas-di-china-8-tiket-panjat-tebing-asian-games-dipastikan-aman
Todotua menegaskan pentingnya pemenuhan aspek akomodasi, transportasi, hingga logistik khusus agar konsentrasi para spider-man tanah air tidak terpecah menjelang hari pertandingan.
"Kami ingin memastikan seluruh aspek nonteknis dapat dipersiapkan dengan baik agar atlet dapat fokus bertanding dan tampil maksimal," kata Todotua di lokasi pelatnas FPTI, Bekasi.
Meskipun besaran resmi target kontingen berada di bawah kewenangan Kemenpora dan NOC Indonesia, Todotua meyakini optimisme dan rasa percaya diri tim panjat tebing sedang berada di level tertinggi untuk melampaui ekspektasi.
"Kami melihat level of confidence dari atlet maupun cabang olahraga sangat baik. Setiap cabang olahraga memiliki tekad besar memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia. Harapannya, hasil yang diraih nanti bahkan bisa melampaui target," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP FPTI, Wahyu Pristiawan Buntoro, mengapresiasi perhatian langsung dari CdM.
Menurutnya, sinergi ini menjadi suntikan moral yang sangat dibutuhkan tim pelatih dan atlet dalam mematangkan strategi serta kondisi fisik.
Suntikan motivasi turut dirasakan oleh peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo. Pemanjat andalan Indonesia itu menyambut positif perhatian CdM terhadap persiapan timnas menjelang keberangkatan.
Veddriq juga menyampaikan peta persaingan di Aichi-Nagoya, dan tak menampik bahwa tantangan di nomor speed akan jauh lebih berat.
Selain rival utama seperti Tiongkok, negara-negara seperti Kazakhstan, Iran, Jepang, hingga Thailand kini menjelma menjadi kekuatan baru yang wajib diwaspadai di tingkat Asia.
Apalagi, skema kompetisi kali ini mewajibkan seluruh atlet melewati fase kualifikasi ketat terlebih dahulu.
Meski demikian, Veddriq tetap optimistis bahwa kedalaman skuad Indonesia masih menjadi yang terdepan untuk merebut tempat tertinggi di tangga juara.
"Indonesia masih berada di zona podium. Tinggal bagaimana kesiapan mental saat hari pertandingan. Secara kemampuan kami cukup merata, sekarang tinggal membuktikannya di arena," tegas Veddriq penuh percaya diri.