Anggota DPR RI dukung pengembangan IKM las dan AC - ANTARA News Jawa Timur
Sidoarjo (ANTARA) - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono mendukung pengembangan pelaku industri kecil dan menengah (IKM) las dan juga pelatihan pendingin ruangan atau air conditioner (AC).
"Kegiatan tersebut merupakan bentuk dorongan Komisi VII kepada Kementerian Perindustrian untuk memperkuat pendampingan pelaku usaha, khususnya di Surabaya-Sidoarjo," katanya di sela bimbingan teknis pelaku 250 pelaku IKM yang ada di Sidoarjo, Jumat.
Ia mengemukakan, peserta juga mendapat pembekalan mengenai manajemen usaha, akses modal melalui KUR, sertifikasi SNI hingga pemasaran.
Ia mengatakan, perkembangan peserta akan dipantau bersama Disperindag Sidoarjo setelah pelatihan untuk melihat keberlanjutan usaha mereka.
“Kami berharap mereka menjadi wirausaha baru yang potensial dan berkualitas. Dengan bertambahnya wirausaha, ekonomi akan tumbuh dan serapan tenaga kerja semakin baik,” kata dia.
Direktur IKM Pangan, Furniture, dan Bahan Bangunan Kementerian Perindustrian RI Afrizal Haris mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menumbuhkan wirausaha baru.
“Kita sekarang memang fokus untuk penumbuhan wirausaha baru. Karena itu, materi yang diberikan merupakan paket lengkap, mulai dari kewirausahaan, KUR, hingga success story pelaku usaha,” katanya.
Menurut Afrizal, pendampingan tidak berhenti setelah pelatihan selesai karena pemerintah juga menyiapkan program lanjutan, seperti restrukturisasi mesin bagi pelaku IKM yang membutuhkan peralatan serta fasilitasi sertifikasi bagi usaha yang ingin memperluas pasar.
Kepala Disperindag Sidoarjo Eni Rustianingsih mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan program unggulan Pemkab Sidoarjo untuk mendorong 150 UKM naik kelas. Sinergisitas tersebut diharapkan memperkuat ekosistem pengembangan IKM di Sidoarjo yang dikenal sebagai salah satu daerah industri di Jawa Timur.
“Harapannya, yang tidak bisa menjadi bisa, yang membutuhkan dana mendapat akses, kemudian yang belum memahami sistem perizinan juga mendapatkan pendampingan,” ujar Eni.
Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.