Karena Sprindik Baru, Kejagung Ungkap Alasan Febrie Adriansyah Diperiksa sebagai Saksi

Karena Sprindik Baru, Kejagung Ungkap Alasan Febrie Adriansyah Diperiksa sebagai Saksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:06 WIB

Jakarta, VIVA – Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan alasan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait barang bukti uang tunai dan 74 kilogram emas. Meski sebelumnya telah berstatus tersangka dalam perkara lain, pemeriksaan kali ini dilakukan berdasarkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru yang diterbitkan Kejagung.

PIK 2 Punya Oase Spiritual Baru, Cetiya Tian Shi Hua Resmi Dibuka

PIK 2 Punya Oase Spiritual Baru, Cetiya Tian Shi Hua Resmi Dibuka

Peresmian cetiya di kawasan Golf Island itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Supriyadi, tokoh lintas agama, serta jajaran Tian Shi Hua Association (TSA).

Kejagung Jadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini

Kejagung Jadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini

Bagikan:

JAKARTA - Kejaksaan Agung menjadwalkan akan memeriksa mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang.

Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono mengatakan jadwal pemeriksaan hari ini merupakan yang kedua bagi Febriesetelah tidak hadir pada pemeriksaan sebelumnya, Rabu (22/7), karena alasan kesehatan.

Airlangga Pastikan PFII Bebas dari 'Dana Gelap'

Airlangga Pastikan PFII Bebas dari 'Dana Gelap'

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) tidak akan digunakan untuk mengendapkan 'dana-dana gelap' dari internasional.

Dia memastikan pemerintah akan melakukan pengawasan ketat agar dana gelap tidak disimpan di PFII. Dia menilai sistem Know Your Customer (KYC) akan menjadi panduan utama PFII dalam menerima investor. PFII, katanya, akan menerapkan prinsip anti pencucian uang internasional.

Jaksa Agung lantik Wakil JA hingga Jampidsus baru

Jaksa Agung lantik Wakil JA hingga Jampidsus baru

Jakarta (ANTARA) - Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik beberapa pejabat utama Kejaksaan Agung, mulai dari Wakil Jaksa Agung hingga Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang baru di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Jumat.

Terlalu Aman, Turis Wanita Berjalan Kaki 2 Jam ke Bandara Changi Tengah Malam

Terlalu Aman, Turis Wanita Berjalan Kaki 2 Jam ke Bandara Changi Tengah Malam

Singapura -

Tingkat keamanan di Singapura tak perlu diragukan lagi. Tiga turis wanita nekat jalan kaki selama dua jam daripada berkendara selama 16 menit ke Bandara Changi.

Awalnya, perjalanan mereka dari area Tanah Merah menuju Bandara Internasional Changi seharusnya hanya memakan waktu sekitar 16 menit saja kalau naik mobil. Namun, entah apa yang ada di pikiran mereka, ketiga sahabat ini malah memutuskan untuk melakukan perjalanan spontan dengan berjalan kaki!

Kerusakan Ginjal yang Sering Terlambat Ditemukan, Baru Ketahuan di Stadium Akhir

Kerusakan Ginjal yang Sering Terlambat Ditemukan, Baru Ketahuan di Stadium Akhir

Jakarta -

Tanpa disadari, fungsi ginjal bisa saja merosot hingga setengahnya. Hal ini bisa terjadi sebelum ginjal menunjukkan tanda-tanda bahaya lewat pemeriksaan laboratorium biasa.

Banyak orang menyangka jika kadar kreatinin atau zat limbah hasil metabolisme otot yang disaring oleh ginjal di dalam darah masih normal. Artinya, ginjal dalam kondisi sehat.

Asuransi Maximus (ASMI) Siapkan Dana Buyback Saham Rp 17,92 Miliar

Asuransi Maximus (ASMI) Siapkan Dana Buyback Saham Rp 17,92 Miliar

ILUSTRASI. PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (Maximus Insurance) (DOK/IST)

Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) melejit 5,56% di level Rp 19 per saham pada sesi pertama perdagangan Jumat (24/7/2026). Sementara itu dalam lima hari saham ASMI masih melemah sebesar 9,52%.