Business-Finance

Asia Bergerak Campur Aduk: Won Melonjak, Rupiah Justru Tumbang

Asia Bergerak Campur Aduk: Won Melonjak, Rupiah Justru Tumbang

Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia

22 September 2026 10:04

Jakarta, CNBC Indonesia - Mata uang asia kembali bergerak beragam dalam melawan pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (22/9/2026). 

Melansir data Refinitiv, pada pukul 09.38 WIB, sebanyak enam dari 10 mata uang Asia berhasil menguat dari greenback. Sementara dua mata uang harus melemah dan dua sisanya bergerak stagnan. 

Harga Perak Antam Hari Ini Naik, Cek Rinciannya

Harga Perak Antam Hari Ini Naik, Cek Rinciannya

Liputan6.com, Jakarta - Harga perak PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik pada perdagangan Selasa (22/9/2026). Harga perak Antam hari ini dipatok Rp 44.050 per gram, naik Rp 200 dibandingkan harga sebelumnya sebesar Rp 43.850 per gram.

Freeport Bakal Kocek Rp 72 Triliun untuk Kucing Liar

Freeport Bakal Kocek Rp 72 Triliun untuk Kucing Liar

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Freeport Indonesia (PTFI) mengaku telah menggelontorkan investasi sekitar Rp 25 triliun untuk mengembangkan tambang bawah tanah baru, yakni Kucing Liar, di Distrik Mineral Grasberg, Papua Tengah. Hingga 2033, proyek ini diperkirakan membutuhkan investasi total mencapai Rp 72 triliun. Proyek tersebut disiapkan untuk jangka panjang operasional perusahaan guna menjaga stabilitas produksi.

BRI Wealth Management Ungkap Strategi & Peluang Investasi Syariah

BRI Wealth Management Ungkap Strategi & Peluang Investasi Syariah

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bersama PT Syailendra Capital menggelar Sharia Wealth Forum 2026 bertajuk "Navigating Opportunities Through Sharia Investment". Forum ini menghadirkan perspektif mengenai dinamika pasar dan peluang investasi syariah bagi nasabah BRI Prioritas dan BRI Private.

Bos Pabrik Ini 'Teriak' Kekurangan Gas, Siap-Siap PHK Massal

Bos Pabrik Ini 'Teriak' Kekurangan Gas, Siap-Siap PHK Massal

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri keramik nasional mulai menghadapi tekanan serius akibat pasokan gas bumi yang terbatas. Kondisi ini tidak hanya mengganggu produksi, tetapi juga mulai mengancam tenaga kerja dengan potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar. Sejumlah perusahaan bahkan telah memangkas kapasitas produksinya hingga 40-50 persen akibat keterbatasan pasokan gas.

Pembiayaan Gadai Tembus Rp 160,78 Triliun, Barang Mewah Ikut Naik

Pembiayaan Gadai Tembus Rp 160,78 Triliun, Barang Mewah Ikut Naik

Liputan6.com, Jakarta - Kinerja industri pergadaian nasional terus mencatatkan laju ekspansi yang solid hingga awal semester kedua 2026. Data resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyebutkan penyaluran pembiayaan industri pergadaian tercatat tumbuh 50,73% secara tahunan (year-on-year / yoy) dengan nilai pembiayaan mencapai Rp 160,78 triliun, pada Juli 2026.