Business-Finance

Teknologi Bersih China Makin Digdaya, Ekspor ke ASEAN Rp350 T

Teknologi Bersih China Makin Digdaya, Ekspor ke ASEAN Rp350 T

Salma Laiqa,  CNBC Indonesia

08 September 2026 17:02

Jakarta, CNBC Indonesia - Asia Tenggara semakin menjadi pasar penting bagi ekspor teknologi bersih China.

Sepanjang 2026, negara-negara ASEAN telah menghabiskan lebih dari US$20 miliar atau sekitar Rp 352 triliun (US$1= Rp 17.625) untuk membeli baterai penyimpanan energi, peralatan jaringan listrik, kendaraan listrik (EV), panel surya, serta teknologi pendingin dan pemanas buatan China.

RUU Perampasan Aset Bakal Bidik Warga Tak Bayar Pajak? Ini Kata Purbaya

RUU Perampasan Aset Bakal Bidik Warga Tak Bayar Pajak? Ini Kata Purbaya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

Perbesar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Liputan6.com, Jakarta - MMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan aset wajib pajak yang sengaja menghindari kewajiban pajak berpotensi masuk dalam mekanisme perampasan aset jika ketentuan tersebut diatur dalam RUU Perampasan Aset. Namun, Purbaya meminta penerapan aturan tersebut memiliki batasan yang jelas agar tidak merugikan masyarakat yang hanya lalai membayar pajak.

Gaji Menteri & Anggota Dewan Naik 9% Oktober Ini, Tembus Rp50 M

Gaji Menteri & Anggota Dewan Naik 9% Oktober Ini, Tembus Rp50 M

Jakarta, CNBC Indonesia - Gaji para menteri di Singapura bakal naik hingga 9%. Hal ini diumumkan Perdana Menteri (PM) Lawrence Wong pada hari Selasa (8/9/2026) di parlemen Singapura.

Perubahan mulai berlaku pada 15 Oktober tahun ini. Sebelumnya kenaikan direkomendasikan Komite Pemerintah Singapura Desember tahun lalu.

Pertamina Minta Tarif Pengadaan FAME Diseragamkan |Republika Online

Pertamina Minta Tarif Pengadaan FAME Diseragamkan |Republika Online

Process Engineering PT Pertamina Patra Niaga RU VII Kasim, Satria Wira Pratama (tengah), memberikan arahan kepada pegawai dan tamu di Kilang Kasim, Distrik Seget, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Senin (31/8/2026). PT Pertamina Patra Niaga RU VII Kasim menjadi kilang pertama di Indonesia yang berhasil memproduksi Biosolar B50, campuran 50 persen Fatty Acid Methyl Ester (FAME) berbasis minyak sawit dan 50 persen minyak solar, sebagai bukti kesiapan Kilang Kasim mengoptimalkan potensi minyak nabati, menurunkan jejak emisi karbon, serta mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar fosil.

Kanada Balas Dendam ke Trump, Semua Produk AS Kena Tarif 15-50%

Kanada Balas Dendam ke Trump, Semua Produk AS Kena Tarif 15-50%

Jakarta, CNBC Indonesia - Perang dagang masih terjadi di dunia. Setidaknya ini terlihat dari eskalasi Kanada dan Amerika Serikat (AS).

Selasa (8/9/2026), Kanada menerapkan tarif balasan terhadap berbagai produk AS. Perundingan perdagangan kedua negara gagal bulan lalu dan hubungan Washington dan Ottawa semakin buruk.

Abu Krakatau Setinggi 7.000 Kaki Bergerak ke Banten, Ini Kata BMKG

Abu Krakatau Setinggi 7.000 Kaki Bergerak ke Banten, Ini Kata BMKG

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan laporan sebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau terbaru. Laporan ini didasarkan pada informasi dari PVMBG, VAAC Darwin, dan analisis citra RGB Himawari-9 pada 8 September 2026 pukul 15.00 WIB.

Prabowo Minta Semua Warga RI Punya Rekening Bank, Ini Alasannya

Prabowo Minta Semua Warga RI Punya Rekening Bank, Ini Alasannya

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas terkait kepemilikan rekening bank, bersama beberapa petinggi bank milik negara (Himbara), di Istana, Senin (7/9/2026).

Dalam rapat itu, Prabowo berkeinginan agar setiap masyarakat RI sudah memiliki rekening bank supaya bisa melakukan penyaluran program pemerintah secara langsung.

China Gilas Otomotif Eropa, Jaguar Korban Terbaru PHK 4.000 Karyawan

China Gilas Otomotif Eropa, Jaguar Korban Terbaru PHK 4.000 Karyawan

Jakarta, CNBC Indonesia - Pabrikan mobil mewah asal Inggris, Jaguar Land Rover (JLR), mengumumkan akan memangkas 4.000 pekerjaan atau sekitar 10% dari total tenaga kerja globalnya.

Keputusan pahit ini terpaksa diambil sebagai respons atas persaingan sengit dari rival-rival asal China yang lebih murah, efek lanjutan dari serangan siber, serta hantaman keras tarif impor dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.