Yamaha padukan uji performa skutik MAXi dan kampanye pelestarian orang utan
Yamaha padukan uji performa skutik MAXi dan kampanye pelestarian orang utan
Jumat, 17 Juli 2026 07:57 WIB
Etape kedelapan MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 di Kalimantan Tengah (Kalteng). (ANTARA/HO-Yamaha)
Palangka Raya (ANTARA) - PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menggelar etape kedelapan MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 di Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan menggabungkan pembuktian performa lini skutik MAXi Yamaha bersama kampanye pelestarian budaya dan lingkungan, termasuk konservasi orang utan.
Chief Yamaha Area Kalimantan PT YIMM Khusnul Faris dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Jumat, mengatakan etape Kalimantan menghadirkan pengalaman berbeda dibanding perjalanan sebelumnya karena peserta harus melintasi rute dengan karakter jalan menantang.
"Rute ini menjadi ajang menunjukkan sekaligus membuktikan lini skutik MAXi Yamaha memiliki performa, fitur dan desain yang mampu menjawab kebutuhan berkendara masyarakat Indonesia, khususnya di Kalimantan," ujarnya.
Melalui kegiatan ini pihaknya juga ingin memperkenalkan warisan budaya sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian orang utan sebagai salah satu satwa endemik Indonesia.
Pada etape tersebut, Yamaha mengajak awak media dan komunitas pengguna XMAX menempuh perjalanan dari Sampit menuju Pangkalan Bun sejauh sekitar 235 kilometer.
Peserta melintasi jalur antarkota dengan panorama perkebunan sawit, kawasan hutan tropis, hingga jalan perkotaan yang dinilai mampu menguji kenyamanan dan ketangguhan skutik MAXi Yamaha, seperti XMAX, NMAX "TURBO", AEROX ALPHA, dan LEXi.
Baca juga: Kreativitas para modifikator bersinar di Yamaha Classy Modifest Makassar
Sesampainya di Pangkalan Bun, rombongan mengunjungi Istana Mangkubumi, peninggalan Kesultanan Kutaringin, sekaligus menyerahkan bantuan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian cagar budaya di Kotawaringin Barat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan di tepian Sungai Arut yang disambut pertunjukan tari tradisional Dayak Butawawih bersama komunitas XMAX Mentaya, sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi antaranggota komunitas pengguna MAXi Yamaha.
Pada hari kedua, peserta mengunjungi Taman Nasional Tanjung Puting untuk melihat langsung habitat alami orang utan. Perjalanan menuju kawasan konservasi diawali dari Pelabuhan Kumai menggunakan kelotok menyusuri Sungai Sekonyer yang membelah kawasan hutan hujan tropis.
Selama dua hari tur, peserta melewati beragam kondisi jalan, mulai dari jalur antarkota, ruas panjang di kawasan hutan dan perkebunan, hingga jalan perkotaan. Yamaha menilai karakter perjalanan tersebut menjadi pembuktian kenyamanan berkendara yang didukung posisi berkendara ergonomis, performa mesin, serta fitur-fitur pada lini skutik MAXi.
Salah seorang peserta tur Fadli mengaku NMAX "TURBO" Tech Max memberikan pengalaman berkendara yang responsif selama melintasi jalur Kalimantan.
Menurut dia, teknologi YECVT membuat akselerasi dan deselerasi lebih instan, sementara mesin 155 cc dengan Variable Valve Actuation (VVA) tetap responsif pada putaran mesin tinggi sehingga mendukung perjalanan jarak jauh di jalur lurus maupun saat bermanuver.
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.