Wayne Rooney Tak Nyaman MU Dapat Gelar Liga Primer Jika Man City Dihukum

Wayne Rooney Tak Nyaman MU Dapat Gelar Liga Primer Jika Man City Dihukum

AKURAT.CO, Legenda Manchester United (MU), Wayne Rooney, mengatakan bahwa klubnya tidak layak mendapatkan limpahan gelar Liga Primer Inggris 2011-2012 jika Manchester City terbukti bersalah dan gagal banding.

Wayne Rooney sendiri masih aktif bermain bersama MU ketika Manchester City meraih gelar juara Liga Primer musim itu. Jika City tetap dinyatakan bersalah, gelar Liga Primer bisa turun ke MU karena MU ketika itu adalah runner-up.

“Saya tidak akan merasa nyaman menerima satu medali Liga Primer lagi jika saya boleh jujur, karena saya tidak merasa kami pantas,” kata Wayne Rooney dipetik dari BBC.

“Kami tidak cukup berbuat untuk memenangi liga musim itu.”

Wacana tentang pelimpahan gelar ini menjadi pembicaraan hangat sejak panel independen menyatakan bahwa Manchester City melakukan 114 pelanggaran regulasi keuangan pada periode 2009-2018.

Baca Juga: Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?

City sedang banding saat ini namun jika banding mereka gagal mereka bisa disanksi pengurangan poin dan turun ke kompetisi kasta bawah. Pengurangan poin akan berdampak pada pencopotan sejumlah gelar.

Adapun pandangan Rooney tentang MU yang tidak layak mendapatkan gelar limpahan dari City berdasar pada posisinya sebagai pemain. Menurut penyerang yang bermain untuk MU pada periode 2004-2017 itu, pemain City tidak layak untuk menerima sanksi yang bukan karena tindakan mereka.

“Saya berpikir sebagai pemain mereka, mereka melakukan semua yang mereka bisa untuk memenangi gelar Liga Primer dan dalam pikiran mereka mereka melakukannya,” kata Rooney.

“Dan, jika para pemain itu tidak mengerti dengan apa yang terjadi di (area) atas mereka, dan jika itu terjadi pada saya, jika tiba-tiba Manchester United melakukan hal yang sama dan medali Liga Primer saya diambil dari saya, saya pasti kecewa.”

Skandal yang dilakukan City di antaranya melibatkan manipulasi jumlah pemasukan dari sponsor yang membuat klub tersebut bisa melakukan belanja besar-besaran. Juga praktik pembayaran gaji lebih besar kepada pelatih dan pemain dari yang dilaporkan ke otoritas Liga Primer.

Pelatih Manchester City yang memimpin klub tersebut meraih gelar juara Liga Primer 2012-2013, Roberto Mancini, bertahan bahwa eks klubnya tidak bersalah. Pelatih yang kini memimpin Timnas Italia itu juga menegaskan bahwa ia tidak punya urusan dengan isu gaji ganda yang dibayarkan City kepadanya.

“Manchester City tak bersalah, dan tuduhan kontrak ganda bukan kekhawatiran saya. Itu masalah mereka, bukan saya,” ucap Mancini.