Warga berharap korban insiden KM Virgo yang hilang segera ditemukan - ANTARA News Jawa Barat
Garut (ANTARA) - Warga dari korban insiden KM Virgo Transport 8 berharap korban yang hilang dapat segera ditemukan dan selamat segera dipulangkan ke rumah di Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Kembali lagi ke sini dalam keadaan sehat," kata Lina istri dari korban yang hilang dalam insiden KM Virgo Transport 8 saat ditemui di Posko Informasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo di Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Senin.
Lina merupakan suami dari Iyus (50) yang tercatat sebagai korban hilang yang saat ini masih terus dilakukan pencarian dalam insiden KM Virgo di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9) dini hari.
Ia berharap, secepatnya mendapatkan kabar baik dengan ditemukan suaminya dalam kondisi sehat, selamat, dan berkumpul kembali bersama keluarga di Garut.
"Sampai sekarang belum ada kabarnya," kata Lina.
Selain Lina, warga lainnya korban dalam insiden KM Virgo, Ade Rohana mengatakan, anaknya dilaporkan dalam kondisi selamat dan berharap secepatnya bisa kembali ke Garut.
Ia mengungkapkan syukur putra keduanya Fauzan (19) yang baru lulus SMA dan langsung bekerja di kapal tersebut saat ini dalam perawatan karena mengalami cedera di tangannya.
"Sudah ditemukan, alhamdulillah selamat, tangannya saja yang sakit, sudah sampai ke Surabaya," katanya.
Jika anaknya kembali pulang ke Garut, Ade berharap bisa mendapatkan pekerjaan untuk anaknya hanya di Garut saja, tidak lagi bekerja di kapal karena khawatir.
Adanya tawaran pekerjaan dari Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra saat menemui keluarga korban, Ade mengungkapkan syukur adanya tawaran tersebut, dan mudah-mudahan anaknya bisa kerja di Garut.
Bahkan Ade berharap, nanti anaknya setelah kembali ke Garut bisa bekerja dengan daftar mengikuti tes seleksi menjadi anggota polisi.
"Mudah-mudahan nanti kerja di sini yang dekat. Jadi polisi," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Situsaeur, Agus Mulyadi membenarkan ada warganya sebanyak 23 orang yang sedang bekerja di kapal menjadi korban dalam insiden KM Virgo di perairan Laut Jawa.
Warganya itu, kata dia, berada di kapal tersebut sebagai pekerja, ada yang bekerja di kantin, petugas kebersihan kapal, dan sebagainya.
"Warga kami itu sebagai ABK, ada yang jadi 'cleaning service', dan lainnya," katanya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut Marlinda Siti Hana mengatakan, pihaknya sudah mendata warga Garut yang menjadi korban kecelakaan KM Virgo yang selamat, hilang, maupun yang meninggal dunia.
Dinsos Garut, kata dia, akan melakukan penjemputan bagi warga Garut yang selamat, dan melakukan koordinasi dengan pihak keluarga untuk pencocokan identitas para korban.
"Kita juga akan memandu pemulangan jenazah dan korban selamat menuju Garut," katanya.
Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.