Upbit Indonesia Gandeng Persija, Buka Ruang Baru Edukasi Aset Digital

Upbit Indonesia Gandeng Persija, Buka Ruang Baru Edukasi Aset Digital

Kerja sama ditandai dengan penandatanganan perjanjian sponsorship yang berlangsung di Persija Galeri, Jakarta, pada Kamis (27/8/2026).

Kolaborasi ini mempertemukan dua industri yang berbeda, yaitu aset digital dan sepak bola, dengan satu kesamaan Utama yakni kekuatan komunitas.

Bagi Upbit Indonesia, kolaborasi bersama Persija menjadi langkah penting karena untuk pertama kalinya perusahaan memperluas kemitraannya ke komunitas di luar ekosistem aset digital.

Baca Juga: Upbit Indonesia Umumkan Head of Operations Baru dalam Upaya Memperkuat Perlindungan Konsumen

Selama ini, berbagai aktivitas edukasi Upbit Indonesia banyak menyasar masyarakat yang telah memiliki kedekatan dengan industri tersebut.

Melalui Persija dan basis pendukungnya yang luas, Upbit Indonesia ingin membawa pemahaman mengenai aset digital kepada kelompok masyarakat yang lebih beragam.

Resna Raniadi, CEO Upbit Indonesia, mengatakan, Persija dipilih bukan hanya karena posisinya sebagai salah satu klub sepak bola besar di Indonesia, tetapi juga karena kuatnya sejarah, identitas, dan loyalitas komunitas yang telah dibangun selama lintas generasi.

"Bagi kami, Persija bukan hanya klub sepak bola. Persija adalah identitas, kebanggaan dan semangat jutaan masyarakat Jakarta dan Indonesia yang telah teruji lintas generasi. Kami mencari mitra yang benar-benar merepresentasikan semangat perjuangan, konsistensi dan loyalitas. Kami menemukan semangat tersebut bersama Persija dan percaya bahwa masa depan aset digital tidak dapat dibangun hanya oleh exchange, regulator, ataupun pelaku industri. Komunitas yang kuat juga akan menjadi bagian dari perjalanan Upbit Indonesia," Resna memaparkan, melalui keterangannya, Selasa (1/9/2026).

Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari pendekatan community first Upbit Indonesia.

Baca Juga: Antisipasi Ketidakpastian Ekonomi, Upbit Indonesia Ungkap Peran Kripto dalam Portofolio

Menurut Resna, masih terdapat pekerjaan besar dalam meningkatkan literasi aset digital di Indonesia.

Karena itu, kolaborasi dengan komunitas yang kuat menjadi salah satu cara untuk membawa edukasi ke kelompok masyarakat yang lebih luas dan tidak terbatas pada mereka yang sudah aktif di industri kripto dan aset digital.

"Fokus utama kami bukan semata-mata mendorong lebih banyak orang untuk bertransaksi. Bagi kami, yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat memahami aset digital terlebih dahulu, termasuk peluang dan risikonya. Melalui kolaborasi dengan Persija, kami berharap edukasi tersebut dapat menjangkau komunitas secara lebih luas yang selama ini belum tersentuh dan disampaikan dengan cara yang lebih dekat serta relevan," jelas Resna.

Dari sisi Persija, kolaborasi tersebut juga dinilai memiliki potensi untuk menghadirkan nilai tambah dengan mempertemukan kekuatan komunitas sepak bola dan perkembangan industri aset digital.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengatakan bahwa Persija menyambut baik kehadiran Upbit dalam perjalanan Persija musim ini.

Baca Juga: Bangun Talenta Digital dari Indonesia Timur, Upbit Indonesia Perkuat Edukasi Blockchain dan Web3

"Kami percaya bahwa kolaborasi yang baik selalu berangkat dari kesamaan visi. Persija memiliki energi yang besar dari jutaan pendukungnya, sementara Upbit hadir dengan semangat inovasi dan perkembangan di dunia aset digital. Pertemuan dua energi ini kami harapkan dapat melahirkan sesuatu yang positif bagi kedua pihak," ujarnya.

Ke depan, Upbit Indonesia dan Persija akan mengembangkan berbagai program yang memungkinkan interaksi lebih dekat dengan komunitas.

Selain membangun awareness terhadap aset digital, program edukasi akan diarahkan pada pemahaman dasar yang dapat membantu masyarakat mengenali ekosistem aset digital secara lebih baik, termasuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko penipuan atau scam.

Head of Operations Upbit Indonesia, Irvan Tisnabudi, mengatakan, bahwa edukasi menjadi fondasi penting sebelum masyarakat memutuskan untuk berinteraksi lebih jauh dengan aset digital.

"Kita tidak harus langsung berbicara mengenai trading. Hal pertama yang perlu disampaikan adalah bagaimana masyarakat dapat mengenali dan menghindari scam. Setelah memiliki pemahaman yang baik, edukasi dapat berkembang ke berbagai topik lainnya sesuai dengan kebutuhan komunitas," ujarnya.

Baca Juga: Resmikan Web3 Education Center, Upbit Indonesia Perkuat Literasi Blockchain

Ditambahkan Irvan, melalui kolaborasi dengan Persija, Upbit Indonesia berharap dapat membawa edukasi aset digital menjadi lebih inklusif, mudah dijangkau, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Dengan menggabungkan kekuatan teknologi, edukasi, dan komunitas sepak bola, Upbit Indonesia terus mendorong pertumbuhan ekosistem aset digital Indonesia yang lebih bertanggung jawab.