UNP dorong transformasi pembelajaran Guru SLB melalui penguatan literasi kecerdasan buatan

UNP dorong transformasi pembelajaran Guru SLB melalui penguatan literasi kecerdasan buatan

Padang (ANTARA) - Universitas Negeri Padang (UNP) terus mendorong transformasi pembelajaran di satuan pendidikan khusus, melalui pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Program Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) dengan judul “Transformasi Pembelajaran melalui Program Penguatan Literasi Artificial Intelligence (AI) untuk Optimalisasi Pembelajaran bagi Guru SLB di Kota Padang”.

Kegiatan yang digelar pada 29 dan 30 Agustus lalu, diarahkan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan guru Sekolah Luar Biasa (SLB), dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai salah satu media pendukung pembelajaran.

Pemanfaatan teknologi tersebut, diharapkan dapat membantu guru merancang pembelajaran yang lebih sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.

Turut hadir dalam kegiatan tim pengabdi dan narasumber Dr. Novrianti, M.Pd, Yosa Yulia Nasri, M. Pd, Dr. Fitri Maiziani, M.Pd, Ns. Setia Budi, M.Kep, dan anggota mahasiswa Razitha Fachrunnisa serta M. Sabri.

Dalam arahannya Ketua pelaksana kegiatan Prof. Dr. Damri, M.Pd menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk kontribusi universitas bagi masyarakat, khususnya guru SLB.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, sehingga guru perlu terus belajar dan beradaptasi.

Ia menjelaskan bahwa AI dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai kebutuhan pembelajaran, seperti penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), modul, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), hingga asesmen.

Namun, AI tetap ditempatkan sebagai media pendukung, bukan sebagai pengganti peran dan pemikiran guru.

“Guru yang profesional itu artinya guru yang tak pernah berhenti belajar untuk menyiapkan pembelajaran yang terbaik untuk anaknya,” katanya.

Ia juga berharap peserta dapat menjadi pionir di sekolah masing-masing, dengan membagikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada guru lainnya.

Antusiasme peserta terlihat dari pengalaman yang disampaikan salah seorang peserta, Fadilla Mayristy.

Ia mengatakan kegiatan tersebut memberikan banyak pengetahuan baru, terutama mengenai pembuatan video pembelajaran, dan pemanfaatan AI yang dapat disesuaikan dengan karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus.

Menurut Fadilla, salah satu tantangan yang ia dihadapi di sekolahnya adalah membantu peserta didik terutama anak autis, agar dapat lebih fokus mengikuti pembelajaran.

Pemanfaatan media animasi berbasis AI, menjadi salah satu pendekatan yang dinilai membantu menarik perhatian peserta didik.

Melalui PPUB ini, UNP menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi guru SLB, sekaligus mendorong hadirnya pembelajaran yang lebih adaptif, kreatif, dan sesuai kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.

Penguatan literasi AI diharapkan tidak sekadar memperkenalkan teknologi, tetapi menjadi bagian dari upaya guru menghadirkan pembelajaran yang lebih optimal, inklusif, dan bermakna bagi setiap peserta didik.

Kegiatan tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam peningkatan kapasitas pendidik serta pengembangan pembelajaran yang inklusif dan efektif.

Selain itu, kegiatan ini mendukung SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, melalui pemanfaatan teknologi AI, untuk membantu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih adaptif bagi peserta didik berkebutuhan khusus.