Undana beri laptop dan kawal KIP kuliah bagi mahasiswi pemburu sinyal
Undana beri laptop dan kawal KIP kuliah bagi mahasiswi pemburu sinyal
Rabu, 5 Agustus 2026 16:17 WIB
Penyerahan bantuan laptop dari pihak Undana untuk Nenik. ANTARA/Ho-Undana Kupang
Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang Nusa Tenggara Timur memberikan laptop dan mengawal pengajuan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) bagi mahasiswi baru asal Manggarai Timur Nenik Agung yang viral karena memanjat pohon demi mendapatkan sinyal internet.
Wakil Rektor III Undana Dr. Rudi Rohi di Kupang, Rabu, mengatakan kampus berkomitmen memastikan Nenik dapat menjalani perkuliahan tanpa terkendala biaya melalui penyesuaian UKT dan fasilitasi pengajuan KIP Kuliah.
"Terima kasih sudah berjuang melewati berbagai tantangan untuk menjadi mahasiswa Undana. Kami ingin memastikan Nenik dapat melanjutkan studi dan berkembang bersama keluarga besar Undana," kata Rudi Rohi.
Bantuan tersebut diserahkan jajaran pimpinan Undana saat menerima Nenik di Gedung Rektorat, sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan kegigihannya dalam mengakses pendidikan tinggi.
Ia menjelaskan Undana juga berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk menyelaraskan data Nenik dalam sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar proses pengajuan KIP Kuliah dapat berjalan sesuai ketentuan.
Selain memberikan laptop beserta perangkat pendukung perkuliahan, Undana juga menyatakan akan mendampingi penyelesaian administrasi yang diperlukan sehingga proses studi Nenik dapat berlangsung lancar.
Undana menyatakan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan memastikan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan.
Nenik berjuang untuk menjadi calon sarjana pertama di keluarganya. Untuk mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Kupang, ia menempuh perjalanan laut selama satu hari satu malam dari kampung halamannya di Kabupaten Manggarai Timur.
Perjuangannya menjadi sorotan setelah ia memanjat atap rumah dan pohon di tengah pemadaman listrik untuk memperoleh sinyal internet agar dapat mengikuti wawancara penetapan UKT secara daring.
"Saya sangat terharu dan bangga bisa lulus di Undana. Semoga saya dapat menyelesaikan kuliah dengan baik dan memperoleh KIP Kuliah untuk mewujudkan cita-cita saya," ujar Nenik.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.