Sumaya Ukir Sejarah, Indonesia Tembus Final Teqball Asian Games 2026
Sabtu, 19 September 2026 - 14:28 WIB
Nagoya, VIVA – Atlet teqball putri Indonesia, Sumaya, melangkah ke final nomor tunggal putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Tiket partai puncak diraih setelah dia menaklukkan wakil India, Quimcy Joaquim Dsouza, dalam pertarungan tiga gim.
Baca Juga
Bertanding di Nagoya City Higashi Sports Center, Jepang, Sabtu (19/9/2026), Sumaya sempat kehilangan gim pertama dengan skor 7-12. Namun, atlet berusia 21 tahun itu bangkit dan merebut dua gim berikutnya dengan skor 12-9 dan 12-7.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kemenangan tersebut memastikan setidaknya medali perak untuk Indonesia sekaligus menjadi medali pertama Merah Putih dari cabang olahraga teqball sepanjang keikutsertaannya di Asian Games.
Baca Juga
Pencapaian Sumaya menjadi lebih menarik karena dia baru menekuni teqball sekitar dua tahun. Sebelumnya, Sumaya merupakan atlet sepak takraw sebelum beralih ke cabang olahraga yang memadukan unsur sepak bola dan tenis meja tersebut.
Peralihan itu dijalani dengan latihan intensif. Sumaya mengaku hampir seluruh waktunya kini dicurahkan untuk meningkatkan kemampuan di lapangan.
Baca Juga
"Setiap hari, pagi, siang, dan sore," kata Sumaya mengenai intensitas latihannya seperti dikutip dari Antara.
Kerja keras tersebut terbayar di Asian Games Aichi-Nagoya. Perjalanannya menuju final memang tidak mudah karena Sumaya harus melewati babak repechage setelah hanya menempati posisi kedua Grup B.
Di fase grup, Sumaya membuka kiprahnya dengan kemenangan atas wakil Lebanon, Dandal Kamar, 12-9, 12-11. Dia kemudian kalah dari atlet Myanmar, Wai Khin Hnin, 10-12, 8-12.
Sumaya bangkit pada pertandingan berikutnya dengan mengalahkan wakil Kirgizstan, Aidana Otorbaeva, melalui pertarungan tiga gim 6-12, 12-6, 12-6. Hasil tersebut membuatnya finis sebagai runner-up Grup B.
Pada babak repechage, Sumaya menghadapi wakil Kamboja, DY Koemyean. Dia tampil meyakinkan dan menang dua gim langsung 12-8, 12-7 untuk merebut tiket ke semifinal.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tantangan lebih berat kemudian menanti di semifinal. Dsouza langsung memberikan tekanan sejak awal dan unggul 5-1. Sumaya kesulitan mengejar hingga harus menyerahkan gim pertama dengan skor 7-12.
Situasi berubah pada gim kedua. Sumaya bermain lebih tenang dan sempat memimpin 2-0 sebelum Dsouza menyamakan kedudukan. Persaingan berlangsung ketat sampai skor 9-9.
Halaman Selanjutnya
Sumaya kemudian mampu menjaga konsentrasi pada poin-poin akhir. Dia merebut tiga angka beruntun untuk mengamankan gim kedua 12-9 dan memaksakan gim penentuan.