Umsida dorong peningkatan literasi sains dan kewirausahaan hijau - ANTARA News Jawa Timur

Umsida dorong peningkatan literasi sains dan kewirausahaan hijau - ANTARA News Jawa Timur

Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mendorong peningkatan literasi generasi muda tentang sains dan kewirausahaan hijau berbasis teknologi Internet of Things (IoT) melalui hidroponik cerdas di MTs Muhammadiyah 1 Taman.

Ketua Tim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Umsida Dr. Eni Fariyatul Fahyuni, dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Jumat, menyatakan program tersebut didukung pendanaan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2026.

"PKM ini tidak hanya menghadirkan teknologi ke dalam kelas, tetapi juga menguatkan tata kelola madrasah yang produktif dan berkarakter melalui penerapan nilai amanah, ihsan, disiplin, serta tanggung jawab menjaga kelestarian alam," kata

Eni menyebut, Kegiatan yang melibatkan Ninda Ardiani dan Fitria Nur Hasanah, serta tiga mahasiswa Umsida, berfokus untuk mendampingi siswa dalam praktik lapangan dan proyek pembelajaran.

Ia menjelaskan, pendampingan mencakup pemanfaatan sensor IoT untuk membaca data kebutuhan nutrisi tanaman secara waktu nyata, sekaligus mengintegrasikan pembelajaran sains dengan keterampilan teknologi dan pendidikan karakter Islami.

Menurutnya, anggota tim Ninda Ardiani membimbing siswa memahami rantai usaha hidroponik, mulai pencatatan keuangan sederhana, penghitungan harga jual, pengemasan ramah lingkungan, hingga penerapan etika pelayanan konsumen.

Sementara anggota lain yakni Fitria Nur Hasanah mendampingi siswa memanfaatkan data sensor untuk pengendalian mutu, dokumentasi produk, pengembangan merek, serta strategi promosi melalui media digital.

Dikatakan Eni, program tersebut turut menghadirkan praktisi dan petani hidroponik asal Sidoarjo, yang memberikan wawasan mengenai pemeliharaan tanaman, pengendalian kualitas produksi, dan peluang pasar hidroponik.

Sementara itu, Kepala MTs Muhammadiyah 1 Taman Mohammad David El Hakim mengatakan program tersebut membuat pembelajaran IPA lebih kontekstual sekaligus membuka peluang pengembangan unit usaha sekolah berbasis kewirausahaan hijau.

"Kami berterima kasih kepada Tim PKM Umsida dan Kementerian karena hidroponik cerdas berbasis IoT tidak hanya menjadi media pembelajaran, tetapi juga embrio unit usaha sekolah yang bernilai Islami," ujar David.

Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.