Transjakarta kembali operasikan lift dan eskalator di halte
Jakarta (ANTARA) - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali mengoperasikan lift dan eskalator di seluruh halte pada Minggu (6/9) malam setelah sebelumnya sempat dihentikan sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
"Pukul 20.35 WIB, seluruhnya sudah nyala," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani dalam keterangan tertulis, Senin.
Dia mengatakan Transjakarta telah melakukan pemeriksaan semalam. Hasilnya, lift dan eskalator di 22 halte sudah bisa dioperasikan kembali.
"Semalam sudah selesai dilakukan pengecekan, dan sudah langsung dioperasikan lagi untuk kenyamanan pelanggan," ujar Ayu.
Baca juga: Transjakarta hentikan operasional lift di halte imbas sebaran abu
Dia menyebutkan lift dan eskalator yang sudah aktif kembali, yakni di Halte CSW, Halte Cipulir, Halte Stasiun Jatinegara, Halte Matraman Baru, Halte Cawang, Halte Cikoko arah Pinang ranti dan Pluit, serta Halte Cawang Sentral.
Kemudian, Halte Pancoran Arah Pinang Ranti dan Pluit, Halte Widyachandra arah Pinang ranti dan Pluit, Halte Velbak, Halte Swadharma Paragoncorp, Halte Semanggi, Halte Dukuh atas, Halte Tosari, Halte BHI ASTRA, Halte Thamrin, Halte Bendungan Hilir, Halte Juanda, Halte Jaga Jakarta, Halte Kemayoran, Halte Grogol, dan Halte Grogol Reformasi.
Sebelumnya, penghentian operasional lift dan eskalator di halte Transjakarta dilakukan untuk mengantisipasi potensi sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Krakatau yang dapat merusak sistem mekanikal dan modul sensor elektronik.
Meskipun terdapat penyesuaian operasional pada fasilitas pendukung tersebut, seluruh layanan bus Transjakarta dipastikan beroperasi melayani penumpang.
Baca juga: Pengelolaan angkutan laut Transjakarta ditargetkan mulai Juni 2027
Baca juga: Jumlah penumpang angkutan umum di Jakarta meningkat pada Juli 2026
Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.