TNI kerahkan pesawat Hercules-KRI tangani warga terdampak gempa di NTT - ANTARA News Bengkulu

TNI kerahkan pesawat Hercules-KRI tangani warga terdampak gempa di NTT - ANTARA News Bengkulu

Jakarta (ANTARA) - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan prajuritnya ke wilayah terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu.

TNI turut menyiapkan kekuatan dan sarana pendukung untuk mempercepat distribusi serta mobilisasi personel dan logistik dengan menyiapkan pesawat Hercules dan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan serta perkembangan situasi di lapangan.

"TNI mengerahkan Hercules dan KRI untuk membantu penanganan bencana serta mendukung kebutuhan masyarakat terdampak," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas, dikutip dari keterangan tertulis Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Jakarta.

Saat ini, prajurit yang dikerahkan untuk untuk mengevakuasi dan menangani masyarakat terdampak berasal dari Kodim 1603/Sikka, Kodim 1612/Manggarai, Kodim 1602/Ende, dan Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere.

Nas menyatakan TNI terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Polri, BNPB, BPBD, Basarnas, dan instansi terkait lainnya agar penanganan bencana berjalan cepat dan terpadu.

Adapun menurut data BNPB, hingga Sabtu pukul 12.30 WIB, jumlah warga meninggal dunia akibat gempa tercatat sebanyak 14 orang. Sementara, dua orang luka berat dan 11 luka ringan. BNPB juga mencatat kerusakan bangunan di sejumlah wilayah.

Korban meninggal dunia tercatat di Kabupaten Manggarai (enam orang), Kabupaten Manggarai Timur (lima orang), dan Kabupaten Sikka (tiga orang). Selain korban jiwa, sekitar lima kepala keluarga (KK) terdampak dan sekitar 2.000 warga mengungsi atau melakukan evakuasi mandiri.

Sementara dari aspek kerusakan, saat ini tercatat 54 unit rumah rusak berat, sembilan rumah rusak sedang, dan 11 rumah rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada lima fasilitas kesehatan, satu fasilitas pendidikan, satu gudang Bulog, tiga fasilitas ibadah serta enam kantor pemerintahan.

Wilayah yang paling terdampak bencana secara signifikan, yaitu Kabupaten Manggarai, disusul Kabupaten Manggarai Timur. Seluruh data korban masih terus dalam proses verifikasi dan validasi, sehingga bisa berubah.

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.