Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Rombongan Jurnalis hingga ke Samudera Hindia
Siti Nur Azzura
| 14 September 2026, 22:48 WIB

Konferensi pers terkait operasi SAR rombongan jurnalis, di Dermaga Pantai Marina, Pandeglang, Banten, Senin (14/9/2026). - ANTARA/Zubi Mahrofi
AKURAT.CO Tim SAR Gabungan memperluas operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) lima jurnalis dan tiga warga yang hilang kontak di perairan Selat Sunda hingga ke wilayah Samudra Hindia. Perluasan area ini mempertimbangkan adanya pergeseran arus laut.
"Hari ke-6 hari ke-7 sebenarnya kita sudah masuk di samudra Hindia, kita berdasarkan dengan pengamatan pergeseran arus. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan tim dalam menentukan area pencarian berikutnya," ujar Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad di Pandeglang, Banten, dikutip Antara, Senin (14/9/2026).
Pada pencarian hari berikutnya, area pencarian dilakukan berdasarkan hasil evaluasi operasi selama tujuh hari serta pengamatan terhadap pergerakan arus dan data kondisi laut.
Baca Juga: Operasi Pencarian Rombongan Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari
Dia menjelaskan, pencarian tetap dilakukan menggunakan kapal dan pemantauan melalui udara. Namun, pelaksanaan kedua metode tersebut tetap disesuaikan dengan kondisi cuaca di lapangan.
Cuaca menjadi salah satu tantangan selama proses pencarian. Pada hari pertama dan kedua sebelumnya, operasi terkendala kondisi Gunung Anak Krakatau yang belum kondusif. Selanjutnya, mulai hari ketiga hingga keenam, tim menghadapi kendala kabut.
"Pada hari kelima, helikopter masih dapat melakukan pencarian namun dengan jarak pandang sekitar 1,5 kilometer pada ketinggian 500 kaki. Namun, pada hari keenam, helikopter yang telah disiapkan tidak dapat diterbangkan karena kondisi kabut," paparnya.
Sementara itu, metode penyelaman belum dapat dilakukan karena titik keberadaan korban maupun kapal cepat yang digunakan belum diketahui keberadaannya secara pasti.
Baca Juga: Garis Etika Jurnalisme Investigasi
"Kalau untuk metode penyelaman karena titik korban belum kita temukan, belum bisa kita pastikan untuk penyelaman. Namun tim kami tetap siap sampai dengan hal tersebut," ucapnya.
Sebelumnya, Tim SAR Gabungan memperpanjang operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda selama tiga hari ke depan, setelah pencarian hingga hari ketujuh.
Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, mengatakan keputusan perpanjangan pencarian tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi operasi SAR pada hari ketujuh dan rapat Tim SAR Gabungan.