Sudah Mapan tapi Masih Takut Mengeluarkan Uang? 8 Kebiasaan Ini Mungkin Penyebabnya

Sudah Mapan tapi Masih Takut Mengeluarkan Uang? 8 Kebiasaan Ini Mungkin Penyebabnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:36 WIB

VIVA – Tumbuh dalam keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas bukan hanya memengaruhi kehidupan seseorang saat kecil. Pengalaman tersebut juga dapat membentuk cara seseorang memandang uang ketika sudah dewasa dan memiliki kondisi finansial yang lebih baik.

Baca Juga

Bagi sebagian orang, rasa takut kembali mengalami kesulitan ekonomi tetap melekat meski kebutuhan hidup sebenarnya sudah tercukupi. Akibatnya, mereka cenderung lebih berhati-hati dalam mengeluarkan uang, gemar mencari harga murah, hingga merasa tidak nyaman ketika menerima bantuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebiasaan tersebut tidak selalu buruk. Bahkan, beberapa di antaranya dapat membantu seseorang hidup hemat. Namun, jika dilakukan secara berlebihan, pola tersebut bisa membuat seseorang sulit menikmati hasil kerja kerasnya. Melansir dari YourTango, berikut sejumlah kebiasaan yang kerap terbawa hingga dewasa.

Baca Juga

1. Selalu mencari harga paling murah

Orang yang sejak kecil terbiasa hidup serba terbatas biasanya sangat peka terhadap harga. Mereka bisa menghabiskan banyak waktu untuk membandingkan harga, menunggu diskon, atau memilih barang dengan harga paling rendah.

Baca Juga

Kebiasaan ini memang dapat membantu menghemat pengeluaran. Namun, harga murah tidak selalu berarti paling menguntungkan. Membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan hanya karena sedang diskon justru bisa membuat pengeluaran bertambah.

2. Merasa bersalah saat membeli sesuatu untuk diri sendiri

Bagi seseorang yang terbiasa melihat keluarganya berhemat, membeli barang untuk kesenangan pribadi terkadang memunculkan rasa bersalah.

Meskipun sudah memiliki penghasilan yang cukup, mereka bisa tetap merasa bahwa uang tersebut seharusnya disimpan untuk kebutuhan yang lebih penting. Pengalaman masa kecil ketika makan di restoran atau berlibur dianggap sebagai kemewahan dapat memengaruhi pola pikir tersebut hingga dewasa.

3. Lebih memilih memasak di rumah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memasak sendiri merupakan cara efektif untuk mengendalikan pengeluaran. Namun, bagi orang yang tumbuh dalam kondisi finansial sulit, kebiasaan ini terkadang bukan sekadar pilihan hemat.

Pengalaman masa kecil dapat membuat makanan mahal atau makan di restoran terasa seperti sesuatu yang tidak perlu. Akibatnya, meski kondisi keuangan sudah berubah, mereka tetap merasa lebih aman mengonsumsi makanan sederhana dan murah di rumah.

Halaman Selanjutnya

4. Sangat menghindari pembelian yang dianggap tidak penting