Serangan Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia, Satu Orang Tewas
Winna Wandayani
| 7 September 2026, 11:17 WIB

Serangan Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia, Satu Orang Tewas. (Postingan @supernova_plus di Telegram)
AKURAT.CO Serangan drone Ukraina menghantam wilayah Rusia pada Jumat (4/9/2026) dan memicu kebakaran di salah satu kilang minyak terbesar negara tersebut. Insiden itu menewaskan satu orang dan menyebabkan puluhan warga lainnya terluka.
Gubernur Yaroslavl, Mikhail Yevrayev, mengatakan satu warga sipil tewas setelah puing drone mengenai sebuah bus antarkota. Sebanyak 27 orang lainnya dilaporkan mengalami luka akibat kejadian tersebut.
Menurut Yevrayev, sebanyak 67 drone Ukraina berhasil ditembak jatuh di wilayah Yaroslavl. Namun, sejumlah puing drone tetap jatuh di area permukiman, bangunan komersial dan fasilitas industri.
Militer Ukraina mengklaim serangannya menyasar kilang Slavneft-Yanos di Yaroslavl. Ukraina menyebut fasilitas tersebut memasok bahan bakar dan pelumas yang digunakan oleh militer Rusia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemudian mengonfirmasi serangan tersebut. Ia juga mengatakan badan keamanan Ukraina, SBU, menyerang sebuah pesawat pembawa rudal Tu-95MS di Engels, wilayah Saratov.
Laporan independen menyebut kilang Slavneft-Yanos sebelumnya telah menjadi sasaran serangan drone Ukraina setidaknya tujuh kali sepanjang tahun ini. Serangan terbaru menunjukkan fasilitas energi Rusia masih menjadi salah satu sasaran penting dalam konflik kedua negara.
Serangan drone juga terjadi di Pavlovsky Posad, wilayah Moskwa. Sebuah drone menghantam toko swalayan Magnit hingga menyebabkan kaca di sebuah klinik yang berada di dekatnya pecah.
Gubernur Moskwa Andrei Vorobyov mengatakan klinik tersebut tetap beroperasi meski mengalami kerusakan. Tidak ada laporan mengenai korban dari insiden di Pavlovsky Posad dalam laporan tersebut.
Di wilayah Belgorod, serangan Ukraina dalam 24 jam terakhir juga dilaporkan menewaskan dua orang dan melukai sembilan lainnya. Wilayah tersebut berada di dekat perbatasan Rusia dengan Ukraina dan beberapa kali menjadi sasaran serangan.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah mencegat 512 drone Ukraina dari Kamis malam hingga Jumat pagi. Drone tersebut terdeteksi di sejumlah wilayah Rusia dan Krimea, sebagaimana dikutip dari The Moscow Times, Minggu (6/9/2026).