Sempat Diterpa Isu Selingkuh, Alasan Krisjiana Vasektomi Bikin Terharu
Kamis, 17 September 2026 - 11:10 WIB
VIVA – Rumah tangga Krisjiana Baharudin dan Siti Badriah sempat menjadi sorotan setelah diterpa isu perselingkuhan. Kabar tersebut membuat kehidupan pasangan selebritas ini kembali menjadi perhatian publik, terlebih keduanya selama ini dikenal sebagai keluarga yang kerap membagikan momen kebersamaan di media sosial.
Baca Juga
Di tengah perhatian terhadap rumah tangganya, Krisjiana Baharudin justru mengungkap keputusan besar yang berkaitan dengan masa depan keluarganya. Suami Siti Badriah itu memutuskan menjalani vasektomi setelah keduanya sepakat untuk tidak lagi menambah momongan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keputusan tersebut disampaikan Krisjiana melalui media sosial. Bagi ayah dari anak-anak Siti Badriah itu, vasektomi bukan sekadar pilihan kontrasepsi, melainkan bentuk tanggung jawab sebagai suami.
Baca Juga
Krisjiana mengatakan dirinya banyak melihat perjuangan yang harus dilewati seorang perempuan ketika menjalani kehamilan hingga membesarkan anak. Karena itu, ia merasa tidak ingin seluruh beban terkait keputusan memiliki anak kembali berada di pihak sang istri.
"Gua memutuskan untuk vasektomi. Kadang para suami itu lupa, dibalik hadirnya seorang anak, ada perjuangan seorang istri yang gak sedikit," ucap Krisjiana Baharudin, mengutip video di Instagramnya, Kamis 17 September 2026.
Baca Juga
Pernyataan tersebut memperlihatkan alasan personal di balik keputusan Krisjiana. Ia mengingat berbagai perubahan fisik dan perjuangan yang dialami Siti Badriah selama mengandung dan melahirkan anak-anak mereka.
"9 bulan membawa kehidupan di dalam tubuhnya. Melewati mual, lelah, perubahan tubuh, sampai rasa sakit saat melahirkan. Dan setelah itu, masih ada menyusui, begadang, dan masih banyak hal lain yang dikorbankan buat keluarga," jelasnya.
Menurut Krisjiana, keputusan untuk tidak menambah anak merupakan kesepakatan yang perlu dihormati. Ia juga menilai bahwa seorang suami tidak seharusnya mengambil keputusan sepihak mengenai tubuh dan kehamilan istrinya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Karena itu, ketika gua dan istri merasa keluarga kita udah cukup, gua sadar satu hal. Gua gak punya hak untuk memaksa istri gua hamil lagi," paparnya.
"Gua juga gak punya hak menentukan apa yang harus dia lakuin sama tubuhnya. Karena itu tubuh dia, dan dia berhak memilih, apakah masih ingin hamil lagi atau enggak," kata Krisjiana.
Halaman Selanjutnya
Krisjiana kemudian menempatkan vasektomi sebagai bentuk pembagian tanggung jawab dalam rumah tangga. Setelah melihat pengorbanan sang istri, ia merasa sudah waktunya mengambil peran lebih besar dalam urusan perencanaan keluarga.