Satpol PP Kota Balikpapan periksa kesehatan pekerja THM dalam operasi gabungan - ANTARA News Kalimantan Timur

Satpol PP Kota Balikpapan periksa kesehatan pekerja THM dalam operasi gabungan - ANTARA News Kalimantan Timur

Balikpapan (ANTARA) - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menggelar operasi gabungan untuk mengawasi tempat hiburan malam (THM) serta memeriksa kesehatan para pekerja...

Balikpapan (ANTARA) - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menggelar operasi gabungan untuk mengawasi tempat hiburan malam (THM) serta memeriksa kesehatan para pekerjanya.

"Operasi menyasar sejumlah THM di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Ruhui Rahayu. Pemeriksaan dilakukan terhadap legalitas usaha, kepatuhan operasional, serta kondisi kesehatan para pekerja yang berada di lokasi," kata Sekretaris Dinas Satpol PP Kota Balikpapan, Izmir Novian Hakim, di Balikpapan, Selasa.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan personel dari Dinas Kesehatan terhadap para pemandu lagu dan karyawan lainnya.

"Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya memastikan lingkungan usaha hiburan malam tetap aman, tertib, dan sehat," ujarnya.

Izmir mengatakan pengawasan terpadu tersebut juga merupakan langkah pencegahan dan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Bagi pengusaha THM, kata dia, pengawasan itu untuk memastikan yang memiliki kelengkapan dokumen usaha, dan juga memperhatikan kondisi kesehatan para pekerja.

Melalui operasi ini, menurut dia, pihaknya ingin memastikan seluruh tempat hiburan malam mematuhi ketentuan yang berlaku, baik dari sisi administrasi maupun aspek kesehatan pekerjanya.

"Ini menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat,” kata Izmir.

Ia menjelaskan pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai deteksi dini terhadap penyakit menular, termasuk HIV.

Petugas kesehatan juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.

Untuk pengusaha atau pemilik tempat, Izmir menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan adalah pembinaan.

Satpol PP memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk melengkapi kekurangan administrasi sesuai aturan yang berlaku bila ditemukan kekurangan.

Operasi gabungan tersebut melibatkan Satpol PP Provinsi Kalimantan Timur, TNI, Polri, Dinas Perizinan, Dinas Kesehatan, serta mendapat pemantauan dari Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan Muhammad Najib.

MenuritΒ dia; keterlibatan berbagai instansi membuat pengawasan lebih efektif karena kewenangan masing masing saling melengkapi.

Izmir menyampaikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga ketertiban umum dan meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya kepatuhan hukum dan kesehatan kerja.

β€œHarapan kami seluruh pelaku usaha semakin tertib memenuhi ketentuan yang berlaku. Dengan begitu, dunia usaha tetap berjalan baik, pekerja terlindungi, dan masyarakat juga merasa aman,” kata Izmir.

Pewarta: Arumanto/Novi Abdi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT Β© ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.