Riset BRIN Dilirik Istana, 150 Peneliti Menghadap Prabowo untuk Paparkan Inovasi Strategis
Moehamad Dheny Permana
| 6 Agustus 2026, 14:43 WIB

Kepala BRIN, Arif Satria saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. - Akurat.co/Moehamad Dheny Permana
AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mengundang 150 peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ke Istana Merdeka, Jakarta, untuk berdialog secara langsung sekaligus mendengarkan pemaparan inovasi riset yang berfokus pada penyelesaian berbagai persoalan strategis bangsa.
Kepala BRIN, Arif Satria, mengonfirmasi bahwa agenda tersebut menjadi bentuk kehormatan besar bagi instansi yang dipimpinnya. Pihaknya dinilai konsisten menghadirkan solusi konkret lewat berbagai penelitian.
"Ya kami merasa terhormat dari BRIN karena para peneliti diundang ke istana untuk berdialog dengan bapak presiden," kata Arif kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).
Baca Juga: Harga Mulai Rp75 Ribu, Sepatu Buatan BRIN Siap Penuhi Kebutuhan Sekolah Rakyat
Dia menjelaskan, pertemuan ini juga menjadi momen krusial untuk menerima petunjuk dan pandangan langsung dari Kepala Negara terkait arah riset nasional.
"Ya, sekaligus mendapat arahan dari Bapak Presiden karena memang beberapa kali kami melakukan presentasi temuan-temuan BRIN yang bisa digunakan untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, BRIN diminta menampilkan ragam hasil riset unggulan. Produk yang dipamerkan mencakup riset yang siap dipasarkan maupun yang masih dalam tahap penyelesaian.
"Dan kemudian kami pun diminta untuk memamerkan produk-produk yang sudah kami hasilkan maupun produk-produk yang sekarang ini sedang dalam proses penyelesaian," tutur Arif.
Salah satu inovasi unggulan yang menjadi sorotan utama adalah pengembangan Absorbed Natural Gas (ANG) sebagai potensi energi masa depan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terima BRIN Bahas Hasil Penelitian untuk Sukseskan Program Prioritas
"Karena apa? Karena memang ada produk potensial yang memang belum bisa masuk pasar tapi ini punya prospek yang bagus. Seperti produk-produk untuk apa namanya ANG atau Absorbed Natural Gas ya yang itu bisa menjadi salah satu poin untuk revolusi energi di Indonesia," ungkapnya.
Presiden dijadwalkan meninjau langsung stan pameran inovasi tersebut, dan bertukar pikiran secara privat bersama para penemu teknologi. Apresiasi dari Presiden ini memberikan dorongan semangat yang sangat besar bagi para ilmuwan dan periset tanah air.
"Ya tentu para periset kita sangat senang sekali dan bahagia karena mendapat kepercayaan untuk bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden," pungkas Arif.