Polda Lampung perkuat kesiapsiagaan guna antisipasi karhutla

Polda Lampung perkuat kesiapsiagaan guna antisipasi karhutla

Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memperkuat kesiapsiagaan guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El ANTARA News lampung otomotif ...

Bandarlampung (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memperkuat kesiapsiagaan guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino.

"Kami memperkuat kesiapsiagaan seluruh kekuatan lintas sektor guna mengantisipasi karhutla," kata Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto di Mapolda Lampung, Senin.

Ia menegaskan dalam melakukan pencegahan Polda Lampung melaksanakan konsolidasi personel TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, BMKG, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun sistem penanggulangan Karhutla yang terpadu, cepat, dan efektif menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026.

"Hal tersebut merupakan bentuk komitmen kami dan sebagai strategi utama untuk melindungi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung ketahanan nasional," kata dia.

Ia mengatakan fenomena El Nino harus direspons dengan kesiapan maksimal melalui penguatan deteksi dini, patroli terpadu, respons cepat terhadap setiap titik panas, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar kebakaran dapat dicegah sebelum meluas.

"Berdasarkan data Dashboard Lancang Kuning Polda Lampung, lanjut dia, sejak 1 Januari hingga 30 Juli, terpantau sebanyak 1.070 hotspot, terdiri atas 1.005 titik kategori medium dan 43 titik kategori high confidence," kata dia.

Ia mengatakan data tersebut menjadi dasar penentuan prioritas pengamanan di sejumlah wilayah rawan, seperti Way Kanan, Lampung Timur, Lampung Tengah, Tulang Bawang, dan Lampung Utara.

"Selain menyiagakan personel, Polda Lampung memastikan kesiapan seluruh sarana dan prasarana penanggulangan karhutla, mulai dari embung, kendaraan water cannon, mobil tangki air, mesin pompa, hingga perlengkapan pendukung lainnya," kata dia.

Kemudian, lanjut dia, pemanfaatan teknologi melalui Dashboard Lancang Kuning Polri, SIPONGI Kementerian Kehutanan, serta data hotspot BMKG terus dioptimalkan guna mempercepat deteksi dan penanganan awal di lapangan.

"Keberhasilan mencegah Karhutla hanya dapat dicapai melalui sinergi seluruh elemen bangsa. Kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi komitmen nyata untuk melindungi masyarakat dan lingkungan," kata dia.

Ia menegaskan bahwa seluruh personel harus mampu bergerak cepat, memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder, serta mengedepankan pencegahan sebagai langkah utama agar kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah sejak dini.

"Kami tidak hanya mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga akan melakukan penegakan hukum secara profesional, tegas, dan berkeadilan terhadap setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan," kata dia.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.