Tanjungpinang siapkan pendamping bersertifikat bagi atlet difabel
Tanjungpinang siapkan pendamping bersertifikat bagi atlet difabel
Jumat, 18 September 2026 10:19 WIB
Para atlet difabel berfoto bersama usai mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Para Tenis Meja di Pusat Pelatihan PTM Bintan Center, Kota Tanjungpinang, Kamis (17/9/2026). ANTARA/HO-Dispora Tanjungpinang
Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) telah menyiapkan tenaga pendamping bersertifikat untuk atlet difabel melalui National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) daerah setempat.
Kepala Dispora Tanjungpinang Ruli Friady mengatakan pihaknya sudah mengirim seorang staf ke Solo, Jawa Tengah, guna mengikuti pelatihan pendampingan atlet difabel dan mendapat sertifikat grade tingkat nasional.
"Jadi, kalau ada pertandingan atlet difabel, baik nasional maupun internasional, dari Dispora sudah memenuhi syarat untuk pendampingan," kata Ruli usai menghadiri pembukaan Kejuaraan Daerah Para Tenis Meja di Pusat Pelatihan PTM Bintan Center, Tanjungpinang, Kamis.
Selain itu, kata dia, Dispora Tanjungpinang juga memberikan bantuan hibah dana untuk untuk pembinaan atlet difabel. Ia berharap berbagai dukungan pembinaan tersebut dapat membantu atlet difabel Tanjungpinang mempertahankan prestasi dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Pada Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) 2025, kata dia, kontingen atlet Tanjungpinang berhasil meraih medali emas dari cabang renang dan perunggu dari menembak.
Sementara itu, Ketua NPCI Kepri Fachrizal mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kepri, Pemkot Tanjungpinang dan Kejaksaan Negeri terhadap pembinaan atlet paralimpik di daerah tersebut.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah bersama kejaksaan terus berlanjut agar atlet difabel memiliki kesempatan lebih luas untuk bertanding.
"Dari sisi olahraga, sahabat-sahabat kita yang disabilitas terus kita dorong. Harapan kami ke depan para atlet bisa ikut ajang olahraga, tak hanya di tingkat kota, tapi juga provinsi dan nasional," ucap Fachrizal.
Ia menjelaskan pada Kejurda Para Tenis Meja 2026, sebanyak 12 atlet ambil bagian, terdiri dari empat atlet kategori kursi roda dan delapan atlet kategori berdiri (standing).
Sebelumnya, NPCI Kepri juga menggelar Kejurda para menembak di Senggarang, Tanjungpinang.
Fachrizal berharap pembinaan olahraga para semakin menarik minat anak-anak SLB untuk menekuni olahraga dan meraih prestasi sehingga lahir generasi penerus atlet difabel di Kepri.
Pewarta : Ogen
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.