PLN UIP KLT Raih Penghargaan Platinum Alignment Anugerah CEPI CSR UMKM & Koperasi 2026

PLN UIP KLT Raih Penghargaan Platinum Alignment Anugerah CEPI CSR UMKM & Koperasi 2026

Budidaya kepiting soka yang dahulu masih mengandalkan metode konvensional kini mulai menjadi sumber penghidupan yang lebih menjanjikan bagi masyarakat pesisir Desa Tanjung Seloka, ANTARA News kaltara 2 ...

PLN UIP KLT Raih Penghargaan Platinum Alignment Anugerah CEPI CSR UMKM & Koperasi 2026

Jumat, 31 Juli 2026 10:11 WIB

Image Print

W. Aris Darmono, ESG Professional, memaparkan materi mengenai Corporate Economic Protection Index (CEPI) dalam sesi Coaching Clinic Indonesia Siap PSPK 1 & PSPK 2 yang menjadi rangkaian Anugerah CEPI CSR UMKM & Koperasi 2026. (ANTARA/HO-PLN UIP KLT)

Jakarta (ANTARA) - Budidaya kepiting soka yang dahulu masih mengandalkan metode konvensional kini mulai menjadi sumber penghidupan yang lebih menjanjikan bagi masyarakat pesisir Desa Tanjung Seloka, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Tanjung Seloka, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) mendapat apresiasi di tingkat nasional berupa Anugerah CEPI CSR UMKM & Koperasi 2026, di mana PLN UIP KLT berhasil meraih predikat Platinum Alignment pada kategori Pembinaan/Pengembangan UMKM.

Penghargaan tersebut diterima oleh Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Raditya Kuntoro, yang hadir mewakili manajemen perusahaan pada malam penganugerahan yang diselenggarakan oleh La Tofi School of Social Responsibility di Jakarta.

Program Desa Berdaya Tanjung Seloka merupakan salah satu wujud komitmen PLN UIP KLT dalam menghadirkan pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga menciptakan kemandirian ekonomi.

Melalui penerapan teknologi RAS dan Vertical Crabhouse, masyarakat didorong untuk mengembangkan budidaya kepiting soka secara lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap hasil tangkapan alam.

Raditya menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi pengingat bahwa program TJSL akan memberikan nilai lebih ketika dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan secara konsisten bersama para pemangku kepentingan.

"Kami percaya bahwa keberhasilan sebuah program tidak diukur dari penghargaan yang diterima, melainkan dari perubahan yang dirasakan masyarakat. Desa Berdaya Tanjung Seloka lahir dari semangat kolaborasi bersama pemerintah daerah, kelompok nelayan, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan solusi yang mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan," ujar Raditya.

Ia menambahkan, PLN terus mendorong implementasi TJSL yang tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas masyarakat, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kelembagaan kelompok usaha.

Dalam proses penilaian, Program Desa Berdaya Tanjung Seloka dinilai berhasil menunjukkan praktik TJSL yang terintegrasi dengan aspek perlindungan nilai ekonomi.

Program ini mengembangkan model budidaya kepiting soka berbasis teknologi RAS, didukung penguatan kapasitas masyarakat, pendampingan usaha, serta pengukuran dampak program secara terstruktur sehingga mampu menjadi contoh pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir yang berkelanjutan.

Selain seremoni penganugerahan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Bincang Petang & Coaching Clinic Indonesia Siap PSPK 1 & PSPK 2, yang menghadirkan diskusi mengenai implementasi ESG berbasis risiko, Corporate Economic Protection Index (CEPI), serta praktik terbaik program-program TJSL dari berbagai perusahaan di Indonesia.

Ke depan, PLN UIP KLT akan terus mengembangkan program TJSL yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menciptakan dampak yang terukur.

Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, kelompok masyarakat, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan, PLN berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan di sekitar wilayah pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Baca juga: PLN Gelar Musyawarah Pengadaan Tanah SUTT 150 kV Kuaro-GIS 4 IKN di Sotek
Baca juga: PLN Group Gandeng Kejaksaan Kalsel untuk Kelancaran Pembangunan Kelistrikan

Pewarta : Redaksi
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.