PHR Zona 4 padamkan 113 titik karhutla di Sumsel

PHR Zona 4 padamkan 113 titik karhutla di Sumsel

PHR Zona 4 padamkan 113 titik karhutla di Sumsel

Rabu, 2 September 2026 19:14 WIB

Image Print

Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 bersama seluruh field di wilayah operasinya telah memadamkan 113 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera Selatan sejak akhir Juli hingga 28 Agustus 2026. ANTARA/HO/PHR Zona 4

Palembang (ANTARA) - Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 bersama seluruh field di wilayah operasinya telah memadamkan 113 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera Selatan sejak akhir Juli hingga 28 Agustus 2026.

Pjs General Manager PHR Zona 4 Muhammad Luthfi Ferdiansyah dalam keterangan tertulis yang diterima di Palembang, Rabu, mengatakan penanganan karhutla dilakukan sebagai bentuk respons perusahaan terhadap kondisi kebakaran yang terjadi di Sumsel.

Ia menjelaskan dari 113 kejadian yang ditangani, sebanyak 18 pemadaman dilakukan Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field, 27 oleh PEP Limau Field, 27 oleh PEP Adera Field, 16 oleh PEP Pendopo Field, 17 oleh PEP Ramba Field, serta delapan oleh Pertamina Hulu Energi Ogan Komering dan Raja Tempirai (PHE OKRT) Field.

Setiap field telah menyiagakan armada pemadam kebakaran dan personel untuk mendukung penanganan karhutla, terutama di sekitar wilayah operasional perusahaan.

PEP Prabumulih Field dan PEP Limau Field masing-masing menyiagakan tiga unit mobil pemadam kebakaran dengan empat petugas setiap hari. Sementara PEP Adera Field menyiagakan satu unit mobil pemadam dengan lima petugas.

PEP Pendopo Field menyiagakan lima unit mobil pemadam dengan tujuh petugas, sedangkan PEP Ramba Field menyiagakan tiga unit mobil pemadam dengan tujuh petugas di empat lokasi. Adapun PHE OKRT menyiagakan satu unit mobil pemadam dan lima petugas.

Selain mobil pemadam, PHR Zona 4 juga memastikan kesiapan berbagai peralatan pendukung, seperti pompa pemadam tetap, pompa pemadam bergerak, tangki air, dan perlengkapan pemadaman lainnya.

"Kami berterima kasih atas laporan masyarakat yang melaporkan kebakaran yang mendekat ke jalur pipa maupun fasilitas produksi. Hal ini mencerminkan sinergi untuk menjaga keselamatan bersama dan ketahanan energi nasional," ujarnya.

Ia menambahkan kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk membantu meminimalkan dampak karhutla terhadap kegiatan operasional hulu migas sekaligus menjaga keselamatan masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.

Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026