Permainan tradisional tetap menjadi andalan semarak HUT RI

Permainan tradisional tetap menjadi andalan semarak HUT RI

Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tetap mempertahankan berbagai permainan tradisional untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, sebagai ANTARA News jateng peristiwa ...

Permainan tradisional tetap menjadi andalan semarak HUT RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 08:14 WIB

Image Print

Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton saat berupaya memukulkan palu ke paku yang tertancap di balok pada ajang perlombaan untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI yang berlangsung di lapangan depan Pendopo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (7/8/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tetap mempertahankan berbagai permainan tradisional untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, sebagai upaya memperkuat kebersamaan dan kekompakan aparatur sipil negara (ASN).

Sejumlah permainan rakyat yang dilombakan meliputi bakiak race, lomba memindahkan kaleng, pukul paku, mengisi botol air menggunakan corong, lomba yel-yel suporter, hingga sepak bola sarung yang berlangsung di lapangan depan Pendopo Kabupaten Kudus, Jumat.

Permainan-permainan tersebut dinilai masih relevan untuk menghadirkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam perayaan kemerdekaan.

Kemeriahan HUT RI tidak hanya diikuti para ASN, tetapi juga melibatkan Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda Putri, serta jajaran pimpinan perangkat daerah yang turut ambil bagian dalam berbagai perlombaan. Kehadiran para pimpinan daerah di tengah peserta menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan di lingkungan pemerintah.

Menurut Bupati Kudus Sam'ani Intakoris, kegiatan "fun game" tersebut sengaja digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan konsep sederhana namun tetap meriah.

Hal terpenting, kata dia, bisa membangun semangat, kekompakan, dan kebahagiaan di kalangan ASN agar berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Ini dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Meski sederhana, yang penting seluruh peserta merasa senang dan semakin bersemangat. Harapannya ASN semakin kompak, bahagia, dan mampu membahagiakan masyarakat melalui pelayanan yang lebih baik," ujarnya.

Sam'ani mengakui pemerintah masih memiliki berbagai kekurangan dalam menjalankan pelayanan. Namun, dia meyakini kekompakan, jiwa korsa, dan semangat bekerja sebagai satu tim akan menjadi modal penting untuk mewujudkan masyarakat Kudus yang lebih sejahtera.

Ia berharap semangat gotong royong yang terbangun melalui perlombaan tersebut terus terbawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga ASN mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurut dia, kekompakan merupakan salah satu kunci utama keberhasilan sebuah organisasi. Dengan saling mendukung dan memiliki tujuan yang sama, ASN diyakini dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam membangun Kabupaten Kudus sekaligus melanjutkan semangat perjuangan para pahlawan kemerdekaan melalui karya dan pengabdian kepada masyarakat.

Bupati Kudus Sam'ani Intakoris ikut dalam sepak bola sarung, di mana para pemainnya harus memakai sarung, sehingga banyak pemain yang terjatuh ketika hendak menendang bola dengan keras. Sedangkan Wabup Kudus Bellinda Putri memeriahkan lomba pukul paku dengan palu.

Meskipun pukul paku selama ini dikenal sebagai pekerjaan para lelaki, tetapi dalam perlombaan tersebut semua pesertanya merupakan perempuan, sehingga banyak peserta yang meleset saat hendak memukulkan palu ke arah paku yang tertancap di balok kayu.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.