HP Tipis Mulai Jadi Pilihan Baru, Begini Cara Memilih yang Nyaman untuk Kerja dan Hiburan
Rabu, 23 September 2026 - 21:02 WIB
VIVA – Smartphone dengan bodi tipis mulai kembali mendapat perhatian. Jika sebelumnya produsen lebih banyak berlomba menawarkan baterai besar, kamera semakin banyak, dan performa tinggi, kini desain ramping menjadi salah satu daya tarik baru. Namun, membeli HP tipis tidak cukup hanya melihat angka ketebalannya.
Baca Juga
Bagi pengguna yang memakai smartphone untuk bekerja sekaligus hiburan, bodi tipis memang bisa memberikan pengalaman berbeda. Perangkat terasa lebih ringan ketika dibawa, lebih mudah dimasukkan ke saku, serta relatif nyaman digenggam dalam waktu lama. Motorola, misalnya, menghadirkan Edge 70 dengan ketebalan sekitar 5,99 mm dan bobot 159 gram. Produsen tersebut juga memadukannya dengan baterai 4.800 mAh.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tren tersebut menunjukkan bahwa bodi tipis tidak selalu harus berarti mengorbankan kapasitas baterai. Teknologi baterai yang lebih baru memungkinkan produsen mencoba membuat perangkat ramping dengan kapasitas daya tetap besar.
Baca Juga
Jangan Terpaku pada Ketebalan
Saat memilih HP tipis, angka milimeter sebaiknya bukan satu-satunya pertimbangan. Smartphone yang sangat tipis tetapi memiliki layar terlalu besar atau bobot yang tidak seimbang belum tentu terasa nyaman digunakan.
Baca Juga
Untuk kebutuhan kerja, perhatikan bobot, ukuran layar, bentuk frame, serta posisi tombol. Smartphone yang ergonomis akan lebih nyaman ketika digunakan untuk mengetik pesan, membaca dokumen, melakukan panggilan video, atau berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain.
Layar juga menjadi bagian penting. Resolusi yang baik, tingkat kecerahan tinggi, dan panel dengan warna yang nyaman dapat membantu ketika smartphone digunakan untuk membaca atau menonton dalam waktu lama.
Baterai Tetap Harus Menjadi Prioritas
Salah satu kekhawatiran ketika membeli HP tipis adalah daya tahan baterai. Ruang internal yang lebih terbatas dapat membuat produsen harus mencari keseimbangan antara ketebalan perangkat dan kapasitas baterai.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, perkembangan teknologi menunjukkan bahwa smartphone tipis tetap bisa membawa baterai berkapasitas besar. Motorola Edge 70 Fusion, misalnya, menawarkan baterai silicon-carbon 7.000 mAh dalam desain yang disebut ramping oleh produsennya. Perangkat tersebut juga mendukung pengisian cepat 68W.
Apple juga menjelaskan bahwa baterai lithium-ion memiliki kepadatan daya tinggi sehingga dapat memberikan masa pakai lebih panjang dalam kemasan yang relatif ringan. Namun, kapasitas baterai tetap akan menurun seiring usia kimianya dan pola penggunaan.
Halaman Selanjutnya
Karena itu, jangan hanya melihat kapasitas dalam mAh. Perhatikan pula efisiensi chipset, teknologi baterai, kecepatan pengisian, dan fitur manajemen daya.