Pengelola Tanjung Lesung antisipasi dampak aktivitas Anak Krakatau
Jakarta (ANTARA) - Pengelola kawasan wisata Tanjung Lesung di Provinsi Banten mengantisipasi dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda terhadap keamanan dan keselamatan wisatawan.
"Kami terus memantau perkembangan situasi secara real time dan siap mengambil langkah-langkah sesuai prosedur jika diperlukan," kata Chief Operating Officer Tanjung Lesung Ivonne Anggraini dalam keterangan pers pengelola kawasan yang diterima di Jakarta, Senin.
"Hingga saat ini operasional kawasan tetap berlangsung normal, karena berada di luar zona dampak langsung," katanya.
Kendati demikian, ia mengatakan, pengelola kawasan untuk sementara menghentikan layanan wisata ke dekat Gunung Anak Krakatau, seperti Krakatau Trip, demi keamanan dan keselamatan wisatawan.
"Pada akhirnya, kami ingin wisatawan tetap dapat menikmati Tanjung Lesung dengan nyaman. Karena itu, keselamatan tetap menjadi prioritas kami," katanya.
Menurut dia, pengelola kawasan Tanjung Lesung terus memantau informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Pengelola kawasan, ia melanjutkan, juga berkoordinasi pemerintah daerah untuk memastikan aktivitas wisata berlangsung aman.
Baca juga: Tanjung Lesung dinilai berpotensi menjadi ruang pemulihan
Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gunung Anak Krakatau per 11 September 2026 pukul 06.00–12.00 WIB masih berstatus Siaga (Level III).
Warga, pengunjung, dan wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas di area dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Penyelidik Bumi Madya Badan Geologi Dr. Ir. Mochamad Nugraha Kartadinata menyampaikan bahwa Tanjung Lesung berada sekitar 50 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.
"Karena radius yang tidak boleh dimasuki untuk beraktivitas hanya tiga kilometer dari pusat erupsi, jadi, kalau mau datang untuk berwisata, saya kira tidak masalah," katanya.
Wisatawan masih bisa mengunjungi dan melakukan kegiatan rekreasi di Pantai Lalassa, Pantai Ladda, Pantai Bodur, dan Pantai Tanjung Lesung di kawasan wisata Tanjung Lesung.
Baca juga: Fun Bike Tanjung Lesung jadi ajang wisata olahraga tahunan
Baca juga: Tanjung Lesung berkomitmen terapkan praktik pariwisata berkelanjutan
Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.